Jumat, April 18, 2025
BerandaBerita PangandaranPindang Gunung, Kuliner Khas Pangandaran, Jadi Menu Andalan Rumah Makan

Pindang Gunung, Kuliner Khas Pangandaran, Jadi Menu Andalan Rumah Makan

Pindang Gunung sudah sejak lama menjadi kuliner khas Pangandaran, Jawa Barat.

Makanan berbahan dasar ikan ini, menjadi salah satu menu andalan di hampir setiap rumah makan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan penuturan dari budayawan Pangandaran Edi Rusmiadi, pindang gunung ini merupakan kuliner khas peninggalan orang Pangandaran zaman dulu.

Menurutnya, pindang gunung berasal dari dua kata yakni pindang dan gunung.

Orang Sunda menyebut pindang itu adalah sayuran berkuah (angeun nu aya caian). Sementara di daerah lain pindang itu adalah sebuah olahan makanan yang dikeringkan.

Seperti halnya pindang bandeng, di daerah lain makanan ini dinamai pindang karena diolah dengan cara dikeringkan.

Sedangkan di Pangandaran, pindang artinya sayuran berkuah. Sementara kata Gunung mengarah ke bumbu-bumbu yang digunakan untuk memasak pindang.

“Jadi pindang gunung adalah sayur ikan berkuah dengan bumbu-bumbu asli pegunungan,” ujar Edi Rusmiadi.

Sejarah Pindang Gunung Kuliner Khas di Pangandaran

Pindang gunung berasal dari budaya masyarakat yang sudah cukup lama, serta punya nilai historis.

Sehingga tidak salah, apabila kuliner yang satu ini menjadi ikon di Kabupaten Pangandaran.

Konon pada zaman dahulu, di daerah pesisir belum banyak penduduk yang bermukim. Kalaupun ada sifatnya hanya sebagai pengembara.

Para pengembara ini kemudian membuka lahan ngahuma atau tanam padi di tanah darat pegunungan. Kebanyakan penduduk di pegunungan saat itu menanam padi huma dan juga berkebun.

Kakek buyut orang Pangandaran zaman dalulu kemudian belajar menjadi pemayang atau nelayan, dan menangkap ikan di laut.

Hasil tangkapan itu kemudian diolah menjadi sayuran, dengan bumbu masak berasal dari daerah gunung.

Bumbu khas gunung ini terdiri dari cabai rawit, bawang, kunyit, salam, sereh, daun kedondong, terasi dan lainnya.

Berdasarkan historis tersebut, maka saat ini kuliner tersebut kita kenal dengan nama Pindang Gunung.

Dikenal Sejak Tahun 1945

Pindang gunung sendiri mulai dikenal sejak tahun 1945. Pada tahun itu pula sudah banyak warga yang menetap di daerah pesisir dengan membawa sanak keluarga.

Tahun 1970 Pangandaran sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan asal Bandung. Mereka ada yang berkemah, berpetualang hingga tidur di saung nelayan.

Para wisatawan juga banyak yang tidur di teras rumah penduduk. Saat ini penduduk sudah mengenalkan kuliner khas Pangandaran, yakni pindang gunung.

Setelah banyak dikunjungi wisatawan, di Pangandaran mulai berdiri losmen, penginapan dan rumah makan.

Saat itu rumah makan di Pangandaran menjajakan makanan khasnya yakni pindang gunung.

Saat musim panen ikan tiba, saat ini setiap rumah makan memasak kuliner pindang gunung. Bahkan dalam kegiatan kerja bakti dan acara keluarga, makanan ini wajib ada.

Seiring berkembangnya waktu, kuliner pindang gunung jadi ciri khas Pangandaran. Saat pemekaran Pangandaran dari Kabupaten Ciamis tahun 2012, makanan ini jadi ikon daerah.

Kuliner pindang gunung Pangandaran sendiri punya cita rasa gurih, segar dan ada lada asamnya. Meski daging ikannya empuk namun tidak hancur, karena memakai kunyit.

Tampilan kuahnya juga kuning segar, membuat siapa saja yang melihat tertarik untuk melahapnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

pkl jalan banda

Ratusan Personel Gabungan Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Banda Bandung

harapanrakyat.com - Personel gabungan Satpol PP Kota Bandung dan Satpol PP Jawa Barat menertibkan sejumlah PKL di kawasan Jalan Banda, termasuk GOR Saparua. Baca Juga...
Wajah baru Melly Goeslaw

Wajah Baru Melly Goeslaw Disorot Netizen, Oplas atau Efek Operasi Bariatrik?

harapanrakyat.com,- Melly Goeslaw, penyanyi senior sekaligus anggota DPR RI, kembali menarik perhatian netizen. Kali ini, bukan karena karya musiknya, tapi karena perubahan drastis pada...
Cafe Kelor Tiga Coffee and Plants Bogor

Kelor Tiga Coffee and Plants Bogor, Hidden Gem Cafe di Rumah Kayu yang Syahdu

harapanrakyat.com,- Kalau Anda sedang mencari tempat ngopi yang nyaman dan tenang di Bogor, Jawa Barat, Anda wajib mampir ke Kelor Tiga Coffee and Plants....
Kearifan Lokal Situs Cagar Budaya Pulomajeti Kota Banjar, Jadi Lokasi Shooting TV Internasional

Kearifan Lokal Situs Cagar Budaya Pulomajeti Kota Banjar, Jadi Lokasi Syuting TV Internasional

harapanrakyat.com,- Situs cagar budaya Pulomajeti yang berada di Kampung Siluman, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, kian dikenal dunia. Situs cagar budaya...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Tiba di Tanah Air, Lanjut Persiapan ke Piala Dunia

Pemain Timnas Indonesia U-17 Tiba di Tanah Air, Lanjut Persiapan ke Piala Dunia

Para pemain Timnas Indonesia kembali ke Tanah Air, usai terhenti di perempat final Piala Asia U-17 2025 melawan Korea Utara. Skuad Garuda Muda pun...
Nathalie Holscher Saweran di Sidrap

Tuai Kecaman Gara-Gara Pamer Saweran di Sidrap, Nathalie Holscher Tak Mau Minta Maaf

harapanrakyat.com,- Aksi Nathalie Holscher sebagai DJ kembali jadi perbincangan setelah videonya tampil di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan,...