Perbedaan otot dan urat sangatlah mencolok. Sayangnya, masih banyak orang yang mengira keduanya sama. Kedua jaringan tersebut tersebar di beberapa bagian tubuh. Selain itu, otot dan urat juga memiliki fungsinya masing-masing.
Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan kedua jaringan penting di dalam tubuh tersebut.
Baca Juga: Perbedaan Sendi dan Otot Dapat Diketahui dari Fungsinya
Pahami Perbedaan Otot dan Urat
Apakah otot dan urat sama? Tentu saja tidak. Keduanya sangatlah berbeda, mulai dari bentuk hingga fungsinya.
Dalam artinya sendiri, otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh yang menempel di tulang atau organ.
Otot adalah jaringan di dalam tubuh yang dapat mengalami kontraksi (mengerut) dan relaksasi (mengendur).
Terdapat setidaknya 600 otot di dalam tubuh. Otot-otot tersebut terbentuk dari sel-sel khusus yang dikenal dengan nama serabut otot.
Di sisi lain, urat adalah hal yang sangat jauh berbeda. Istilah urat sering digunakan untuk menyebut pembuluh darah.
Pembuluh darah adalah salah satu jaringan tubuh yang berfungsi untuk mengalirkan darah dan nutrisi.
Panjang pembuluh darah manusia bahkan menjadi dua kali keliling Bumi. Sama seperti otot, jaringan urat juga berada di seluruh tubuh kita.
Baca Juga: Otot Bisep dan Trisep dan Cara Kerjanya Dalam Menggerakkan Lengan
Memiliki Fungsi yang Berbeda
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, urat dan otot adalah sistem jaringan di dalam tubuh. Urat adalah sebuah saluran tempat mengalirnya darah, sedangkan otot hanyalah sebuah jaringan penggerak yang menempel di tulang atau organ.
Walau begitu, keduanya tetap memiliki fungsi yang penting untuk proses kehidupan. Berikut perbedaan otot dan urat menurut fungsinya untuk tubuh.
Fungsi Urat
Urat atau pembuluh darah terdiri dari tiga jenis, yaitu pembuluh vena, pembuluh arteri, dan pembuluh kapiler. Fungsi utama dari urat adalah untuk mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.
Dengan pembuluh darah, seluruh nutrisi dan oksigen akan mengalir ke seluruh tubuh. Arteri adalah jenis pembuluh darah yang bertugas melakukan itu.
Sedangkan pembuluh vena, bertugas untuk mengalirkan kembali darah ke arah jantung. Sistem peredaran darah besar ini sangat penting bagi kelangsungan hidup.
Darah yang menggumpal di dalam urat akan sangat membahayakan dan bisa mengancam nyawa.
Fungsi Otot
Selanjutnya ada jaringan otot. Jaringan otot umumnya berada di sekitar tulang dan organ dalam.
Namun, ada juga otot yang menempel di urat atau pembuluh darah. Otot membantu organ tubuh berkontraksi, sehingga dapat bergerak.
Otot terdiri dari tiga jenis, yaitu otot polos, otot jantung, dan otot rangka. Letak dan tugas dari otot-otot tersebut dapat terlihat jelas dari namanya.
Pada organ dalam, seperti organ pernapasan, kandung kemih, pencernaan, bahkan hingga rahim terdapat otot polos. Adanya otot polos pada organ tersebut adalah untuk membantunya bekerja.
Sebagai contoh, otot polos di dalam rahim berfungsi untuk membantu proses kehamilan. Kemudian ada otot jantung yang tentunya berada di dinding jantung. Sel otot ini berbentuk memanjang dan bergerak cukup kuat.
Baca Juga: Ciri Otot Jantung, Bekerja dengan Baik Secara Tak Sadar
Fungsi otot jantung adalah untuk membantu organ pemompa darah yang akan mengalir melalui urat.
Terakhir ada otot rangka yang tentunya berada di kerangka tulang. Dengan otot ini, kita bisa menggerakkan tubuh sesuai dengan keinginan.
Otot rangka menjadi satu-satunya yang dapat kita kendalikan secara sadar. Ketika ingin bergerak, otak akan memberikan sinyal kepada otot sehingga bergerak sesuai perintah.
Selain itu, otot rangka juga berfungsi untuk menjaga agar tulang dan sendi tidak bergerak berlebihan sehingga dapat terjadi cedera.
Meski ada perbedaan otot dan urat, keduanya tetaplah saling terkait. Otot membantu pembuluh dara kontraksi sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik. (R10/HR-Online)