Pengertian gugus bintang adalah sekelompok bintang yang terikat bersama gravitasinya sendiri.
Tidak hanya indah dilihat melalui teleskop, namun gugus bintang menjadi kunci untuk membuka misteri bagaimana sebuah bintang dilahirkan.
Alam semesta menjadi tempat yang penuh dengan hal rumit, dari skala mikro atom hingga skala makro gugus galaksi.
Baca Juga: Pengertian Galaksi Black Eye, Galaksi Spiral yang Relatif Terisolasi
Gugus bintang menjadi kelompok ratusan hingga jutaan bintang yang memberi wawasan tentang evolusinya melalui perbandingan usia dan komposisi bintang.
Inilah Pengertian Gugus Bintang dan Klasifikasinya
Mengutip Wikipedia, pengertian gugus bintang merupakan sekelompok besar bintang. Kemudian terdiri dari dua jenis utama gugus bintang. Pertama gugus bola dan yang kedua adalah gugus terbuka.
Penyelidikan gugus bola dan gugus terbuka dapat memberi pemahaman baru tentang galaksi Bima Sakti.
Pada tahun 1917, astronom Amerika Harlow Shapley, dari Observatorium Mount Wilson di California melakukan studi tentang jarak dan distribusi gugus bola. Ia mengatakan jika pusat galaksi berada di wilayah Sagitarius.
Kemudian tahun 1930, Robert J. Trumplek dari Licek Observatory di California melakukan pengukuran sudut dan distribusi cluster terbuka. Hasil studi menunjukkan jika bintang diserap ketika melalui banyak bagian ruang angkasa.
Selanjutnya, studi cluster di galaksi eksternal mulai pada tahun 1847. Pada waktu itu, Sir John Herschel di Cape Observatory menerbitkan daftar objek tersebut di galaksi terdekat, Awan Magellan.
Baca Juga: Perbedaan Satelit Alami dan Buatan, Pahami Fungsinya di Tata Surya
Selama abad ke-20, tim melakukan ekspansi identifikasi gugusan ke galaksi yang lebih jauh. Mereka menggunakan reflektor besar dan instrumen lebih khusus, seperti teleskop Schmidt.
Gugus Bola
Pengertian gugus bola adalah pengelompokan bola dari 10 ribu hingga jutaan bintang. Lalu terkemas dalam wilayah 10 hingga 30 tahun cahaya dan terdiri dari bintang Populasi II yang tua.
Usianya beberatus juta tahun lebih muda dari alam semesta itu sendiri. Sebagian besar berwarna merah dan kuning. Untuk massa kurang dari dua massa matahari.
Klasifikasi bintang seperti itu mendominasi gugus. Pasalnya, bintang yang lebih panas dan masif sudah meledak sebagai supernova. Selain itu, telah berevolusi melalui fase nebula planet sampai berakhir sebagai katai putih.
Akan tetapi, terdapat beberapa bintang biru langka di globular. Menurut perkiraan terbentuk dari penggabungan bintang di daerah dalam yang padat.
Bintang cluster globular mempunyai logam antara 2 dan 300 kali lebih miskin daripada bintang seperti matahari. Jumlah elemen lain seperti helium kemungkinan berbeda dari cluster ke cluster.
Kemudian hidrogen dalam bintang cluster kemungkinan berjumlah 70-75% massa, helium 25-30%, dan elemen yang lebih berat 0,01-0,1%.
Galaksi Bima Sakti mempunyai kurang lebih 150 gugus bola. Pengertian ini memungkinkan beberapa diantara gugus bintang ditangkap inti galaksi kecil.
Sebelumnya dilucuti bintang pada bagian tepi luar oleh pasang surut Bima Sakti. Hal tersebut seperti yang terlihat pada gugus bola M79.
Menariknya, beberapa gugus bola paling terang bisa terlihat dengan mata telanjang. Misalnya saja, pengamatan zaman kuno pada bintang Omega Centauri.
Gugus Terbuka
Pengertian gugus terbuka ini berisi puluhan hingga ratusan bintang. Pada umumnya, susunannya tidak simetris.
Cluster terbuka begitu berbeda dari cluster globular. Gugus terbuka ini berada di wilayah hingga sekitar 30 tahun cahaya.
Baca Juga: Ciri Planet Jupiter dan Fakta Menarik di Dalamnya
Daripada gugus bola, penduduk cluster terbuka jauh lebih padat. Secara gravitasi kurang terikat dan terganggu oleh gravitasi awan molekul raksasa.
Dalam gugus terbuka ini sering terjadi evaporation. Artinya, jika terjadi pertemuan dekat antara anggota cluster, maka menimbulkan pengusiran bintang.
Dalam cluster terbuka yang paling menonjol adalah Pleiades dan Hyades di konstelasi Taurus, Praesepe (sarang lebah) di konstelasi Cancer, dan Coma Berenices.
Dalam pengertian gugus bintang ini, Pleiades berperan penting karena sebagai penentu terbitnya hingga terbenam dan menentukan awal tahun mereka.
Sementara itu, kemunculan Coma Berenices dapat terlihat dengan mata telanjang. Penamaan konstelasinya untuk rambut Berenice, yaitu istri Ptolemy Euergetes dari Mesir (abad ke-3 SM ).
Ini menjadi satu-satunya rasi bintang dengan nama berdasarkan tokoh sejarah. Cluster terbuka yang lebih mendominasi adalah bintang biru muda panas.
Meskipun bintang berumur pendek, yakni beberapa puluh juta tahun, namun cenderung menyebar sebelum bintang ini mati.
Di bidang astronomi, gugus bintang sangat penting. Karena hampir seluruh bintang di gugusan tua lahir pada saat hampir bersamaan.
Mengetahui pengertian gugus bintang menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan pengertian skala jarak alam semesta. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)