Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Aktivis mahasiswa PMII Kota Tasikmalaya mendesak penanganan kasus dugaan korupsi oknum Polisi yang bertugas di Samsat tuntas sampai ke akar-akarnya.
Wakil Sekretaris 2 PC PMII Kota Tasikmalaya Adrian Nugraha juga mendorong supaya KPK turun tangan menuntaskan kasus ini.
Ia menduga dalam kasus ini tidak hanya oleh satu orang individu saja, melainkan ada yang lain dan menikmati hasil uang haram itu.
“Artinya, langkah-langkah dana penegakan hukum ini harus benar-benar objektif dan komprehensif. Agar ada efek jera bagi siapa saja yang melakukannya,” kata Adrian, Kamis (6/1/2022).
Lantaran kasus dugaan korupsi ini sedang ditangani Polres Tasikmalaya, ia pun meminta supaya penindakannya sampai tuntas. Jangan sampai tebang pilih atau pandang bulu.
“Kita tidak ingin institusi kepolisian dipandang absolut dan anti kritik. Sebab, faktanya masih ada oknum-oknum yang memanfaatkan fungsi dan posisinya untuk mengeruk uang negara demi kepentingan pribadi,” tegasnya.
baca juga: Oknum Polisi di Kota Tasikmalaya Diduga Korupsi Dana Pajak Kendaraan
Minta KPK Turun Tangan
Adrian menambahkan, pihaknya beralasan agar KPK turun tangan sesuai dengan Perpres No 102 tahun 2020 tentang pelaksanaan supervisi pemberantasan Tipikor.
Apalagi, lanjutnya, nilai uang kerugian negara karena kasus ini diduga miliaran rupiah.
“Maka dari itu kita ingin semuanya tuntas dalam penanganan kasus ini sampai benar-benar jelas,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)