Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranInsentif RT/RW di Pangandaran Butuh Rp 49 M, Anggaran Cuma Rp 13...

Insentif RT/RW di Pangandaran Butuh Rp 49 M, Anggaran Cuma Rp 13 M

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Kebutuhan dana untuk membayar insentif RT/RW di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sebesar Rp 49 miliar. Namun anggaran dari APBD tahun 2022 hanya Rp 13 miliar.

Karena hal itu, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pangandaran akan melakukan verifikasi desa yang persyaratannya sudah siap untuk mencairkan insentif RT/RW.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran sendiri menyediakan anggaran sebesar Rp 13 triliun untuk alokasi insentif RT/RW tersebut. 

Baca Juga: Keuangan Membaik, Insentif RT/RW di Pangandaran Cair Minggu Ini

Kepala BPKD Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar mengatakan, jumlah RT dan RW se-Kabupaten Pangandaran ada sekitar 3.000-an RT, dan 700-an RW. Dengan jumlah tersebut, total anggaran yang dibutuhkan untuk insentif sebanyak Rp 49 Miliar.

“Pada kondisi Covid-19, membayar insentif RT RW sebesar Rp 49 Miliar uang dari mana,” kata Hendar Suhendar, Selasa (18/1/2022).

Masih dikatakan Hendar Suhendar, jumlah anggaran RT RW ditambah Kader Posyandu sekitar Rp 7 miliar. Sementara insentif untuk Perangkat Desa dibutuhkan sekitar Rp 150 miliar lebih. Sementara PAD hanya Rp 18 miliar yang sudah masuk ke Bankeu.

“Tinggal mendorong agar masyarakat sadar untuk bayar pajak. Hasil audit tahun 2021 lalu target Rp 18 miliar hanya terkumpul Rp 13 miliar. Sisanya Rp 5,6 miliar, apa masih di masyarakat apa terpakai oleh kolektor dan perangkat desa,” jelas Hendar.

Hendar menuturkan dari hasil audit 17 Desa, ditemukan fakta ternyata pajak yang dibayar masyarakat dipakai oleh kolektor dan perangkat desa.

“Paling tidak mereka mengakui dan siap membayar dan mengembalikan dalam Berita Acara (BA),” katanya.

Dalam BA, lanjut Hendar, batas waktu pengembalian sampai tanggal 15-17 Januari 2022.

“Saat ini sudah lewat kita limpahkan ke Inspektorat, terlepas alasan apapun mereka tetap salah,” ungkap Hendar.

Masih menurut Hendar, anggaran untuk insentif RT/RW bersumber dari dana APBD tahun 2022, dana yang sudah siap Rp 13 miliar.

“Intinya insentif bantuan keuangan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, Pak Bupati tidak ingkar tapi waktu janji belum ada Covid-19. Sebelumnya kan lancar-lancar saja,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...