Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranInsentif Ketua RT di Pangandaran Tak Cair, Pemkab: Tak Wajib Dibayarkan

Insentif Ketua RT di Pangandaran Tak Cair, Pemkab: Tak Wajib Dibayarkan

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Soal insentif Ketua RT di Pangandaran, Jabar, yang tidak cair, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Pangandaran angkat bicara.

Diberitakan sebelumnya, seluruh ketua RT di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, mengundurkan diri lantaran insentifnya tidak cair.

Yayat Ahadiat Kepala Bidang PKAPD di Dinas Sosial PMD Pangandaran mengatakan, insentif bagi ketua RT itu tidak wajib dibayarkan.

“Insentif ini hanya bentuk apresiasi, Pemkab akan membayarkan jika PAD sedang sehat,” ujar Yayat Kamis (6/1/2022).

Ia menyebut, insentif bagi LKD atau Lembaga Kemasyarakatan Desa seperti Ketua RT, RW, Linmas dan Kader Posyandu dirancang saat PAD sedang sehat.

Menurutnya, selama ini sumber insentif untuk LKD dari PAD. Jika PAD sedang baik, insentif untuk LKD lancar.

“Sebaliknya jika PAD turun, maka ada skema pertimbangan lainnya termasuk penundaan pembayaran,” katanya.

Baca juga: Insentif Tidak Cair, Seluruh Ketua RT di Desa Cintakarya Pangandaran Pilih Berhenti

Yayat menjelaskan, insentif ketua RT ini berbeda dengan gaji ataupun tunjangan.

“Jadi kalaupun tidak dibayarkan tidak akan menjadi persoalan hukum karena bukan hak, sebaliknya gaji dan tunjangan wajib dibayarkan karena hak pegawai,” ungkap Yayat.

Secara prinsip lanjut Yayat, sesuai Permendagri nomor 18 tahun 2018, Lembaga Kemasyarakatan Desa seperti Ketua RT/RW boleh terbentuk dan boleh juga tidak.

“Keberadaan LKD ini disesuaikan dengan kebutuhan Pemerintah Desa setempat dan dilegalkan lewat Perdes atau Peraturan Desa,” jelasnya.

Sebenarnya jika merujuk pada Permendagri tersebut, tidak ada kewajiban pemerintah daerah membayar insentif Ketua RT RW.

“Hanya waktu itu Pemkab merancang insentif untuk LKD saat PAD sedang dalam kondisi sehat. Namun PAD saat kemarin turun karena hantaman pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Adapun insentif Ketua RT di Pangandaran yakni Rp 2,5 juta dibayarkan dua kali dalam satu tahun. (Ceng2/R8/HR Online/Editor Jujang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...