Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Harga cabai Inul melonjak naik sejak dua bulan terakhir ini. Begitu pula dengan komoditas cabai Caplak yang sama-sama mengalami kenaikkan harga.
Naiknya kedua jenis cabai tersebut membuat petani di Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meraup keuntungan.
Endi Rohendi, salah seorang petani cabai mengatakan, mahalnya harga jual cabai Inul dan cabai Caplak sangat menggairahkan.
Petani Cabai lainnya, Udin menjelaskan, harga Cabai Inul maupun Cabai Caplak memang fluktuatif. Namun, sejak dua bulan terakhir ini harga jual komoditas tersebut benar-benar sangat menggembirakan.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Meroket, Petani di Ciamis Sumringah
Meski begitu, baik Endi maupun Udin tidak menyebutkan berapa keuntungan yang keduanya dapatkan dari para petani cabai , karena saat ini sedang meraup untung besar.
Udin menyebutkan, harga jual cabai Inul dan Caplak sempat mencapai Rp.80.000 sampai Rp 90.000/ kilogramnya.
Walaupun saat ini harganya mencapai Rp 40.000 hingga Rp 50 ribu per kilogram, petani masih mendapat keuntungan yang menggembirakan.
Sementara itu, Kaur Ekonomi dan Pembangunan Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Anda Lesmana mengatakan, luas tanah yang ditanami cabai Inul dan Caplak secara keseluruhan mencapai 2 hektar.
“Adanya kenaikan harga yang signifikan itu membuat para petani cabai asal Desa Mekarbuana, Kabupaten Ciamis mendapatkan untung besar. Sehingga pada masa panen nanti para petani bergairah dan sumringah,” tandas (Dji/R3/HR-Online-Editor-Eva)