Fungsi tulang air mata (os lacrimale) mulai dari membantu membentuk kanal nasolakrimalis hingga sebagai titik perlekatan otot orbicularis oculi. Bentuk lakrimal sangat kecil dan rapuh. Kurang lebih sebesar kuku jari kelingking.
Lakrimal berada di bagian depan dinding medial orbita. Lalu mempunyai dua permukaan dan empat perbatasan.
Ketahui Fungsi Tulang Air Mata
Mengutip Biology Dictionary, tulang air mata adalah pasangan tulang kraniofasial datar yang menyediakan alur untuk bagian aparatus lakrimal. Kemudian menyediakan permukaan untuk perlekatan otot.
Kedua tulang berpasangan dan berbatasan dengan tulang rahang atas, ethmoid, frontal wajah, dan tengkorak.
Baca Juga: Perbedaan Tengkorak Pria dan Wanita Menurut Medis
Fungsi tulang air mata sebagai bagian dari sistem produksi air mata. Ini secara tidak langsung memberitahu kita jika letaknya dekat dengan sudut dalam mata.
Kedua os lacrimale hampir seluruhnya tersembunyi di balik tulang hidung. Anda dapat melihat superior dari setiap tulang kecil secara keseluruhan apabila tulang hidung diangkat.
Secara garis besar, terdapat 3 fungsi tulang air mata. Pertama memberikan titik-titik artikulasi daripada jahitan tetap.
Artinya, terdapat rentang gerak sangat kecil ketika lakrima bergerak. Sehingga lakrimal memainkan peran protektif.
Fungsi yang kedua adalah menyediakan titik perlekatan untuk otot orbicularis oculi. Orbicularis oculi merupakan otot melingkar yang menutupi kelopak mata.
Selain itu, membantu drainase air mata ketika berkontraksi. Selanjutnya air mata akan mengalir ke dalam duktus nasolakrimalis.
Bentuk lekukan pada bagian anterior inferior tulang, fossa lakrimal, dan menampung kantung lakrimal membranosa. Ketika lakrimasi berlebihan, air mata dari kelenjar lakrimal terkumpul di lakrimal membranosa.
Baca Juga: Perbedaan Tulang Rusuk Pria dan Wanita Ada di Jumlahnya, Benarkah?
Duktus nasolakrimalis sangat sempit, bahkan berpotensi tersumbat. Itulah alasan mengapa air mata terkadang keluar dari hidung saat menangis.
Anatomi Tulang Air Mata
Ukuran tulang lakrimal sangat kecil di wajah manusia. Tingginya sekitar 1,5 cm, sedangkan lebarnya kurang dari 1 cm. Anda harus paham benar jika lakrimal menjadi bagian dari tulang wajah.
Kemudian kedua tulang mempunyai dua permukaan, yakni lateral (orbital) dan medial (nasal). Permukaan tersebut mempunyai alur, tonjolan, dan fungsi tambahan pada tulang air mata.
Keduanya juga mempunyai artikulasi dengan tulang frontal, ethmoid, maxilla, dan concha hidung.
1. Permukaan Lateral Tulang Lakrimal
Permukaan lateral pada tulang air mata mempunyai empat bagian anatomis. Diantaranya adalah puncak lakrimal posterior, sulkus lakrimalis, dan hamulus lakrimalis.
Puncak lakrimalis posterior membagi permukaan menjadi dua bagian. Permukaan lateral mengacu pada permukaan samping tulang.
Kemudian puncaknya berupa permukaan vertikal yang sempit. Selain itu, terangkat dan menciptakan alur dekat dengan mata.
Sulkus lakrimal ini menjadi titik lampiran untuk otot orbicularis oculi yang menutup kelopak mata.
Sulkus lakrimal menawarkan ruang tempat jaringan lunak kantung lakrimal dan duktus nasolakrimalis.
Puncaknya berakhir dalam bentuk kait kecil (hamulus lakrimal) yang menghasilkan lubang bulat sebagai penampung kanal lakrimal.
Puncak lakrimal anterior dianggap sebagai bagian dari tulang air mata yang mempunyai banyak fungsi. Selain itu, juga dianggap sebagai bagian dari prosesus frontal rahang atas.
Baca Juga: Contoh Tulang Tak Beraturan dalam Pembelajaran dan Anatomi Manusia
2. Permukaan Medial Tulang Lakrimal
Medial menyajikan alur memanjang berdasarkan puncak pada permukaan lateral. Permukaan ini menyediakan permukaan tulang untuk meatus tengah hidung. Sehingga membantu menyangga bagian depan concha tengah.
Kemudian area di belakangnya berartikulasi dengan ethmoid. Bahkan melengkapi beberapa sel ethmoid anterior.
3. Perbatasan Tulang Lakrimal
Dalam mengenal fungsi tulang air mata, lakrimal mempunyai beberapa tulang kecil di tubuh. Kemudian termasuk tulang wajah terkecil yang hanya berartikulasi dengan tulang lebih besar pada titik-titik tertentu.
Terdapat empat batasan tulang lakrimal dengan tulang kraniofasial atau artikulasi. Di frontal, ethmoid, concha hidung inferior, dan rahang atas kita dapat menemukan artikulasi.
Setiap tulang berbatasan dengan prosesus frontal rahang atas dan lempeng orbita dari tulang frontal. Lalu membentuk area tersembunyi rongga mata di bagian atasnya.
Selain itu, tulang lakrimal berbatasan dengan permukaan yang menghadap rongga mata dari tulang ethmoid. Perbatasan lainnya adalah antara proses larimal dari concha hidung inferior.
Tulang air mata terletak sangat dekat dengan saluran napas hidung dan lobus frontal otak. Oleh sebab itu, jika terjadi laserasi pada saluran air mata harus tertutup dengan hati-hati agar terhindar dari penyumbatan permanen pada saluran nasolakrimalis.
Selain fungsi tulang air mata, kita memang juga perlu tahu jika fraktur tulang lakrimal bisa menimbulkan obstruksi pasca trauma pada jalur lakrimal. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)