Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Bencana pohon tumbang yang terjadi pada Selasa (25/01/2022) siang, hampir merata di semua kecamatan yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Cuaca ekstrim hujan es dan angin puting beliung yang terjadi di Kota Tasikmalaya itu memporak porandakan puluhan pohon serta belasan rumah rusak tertimpa pohon tumbang.
“Iya, di Tasikmalaya Kota pada siang tadi terjadi fenomena alam puting beliung dan hujan angin disertai dengan butiran es,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, saat pemangkasan pohon tumbang di Pasar Cikurubuk.
Ia menyebutkan, terdapat 31 pohon tumbang dan belasan rumah tertimpa pohon. Selain itu, pohon tumbang dan angin puting beliung juga merusak sarana ibadah serta pondok pesantren.
“Tidak ada korban jiwa sementara ini. Kalau korban materi cukup banyak dan sedang dalam proses asesmen oleh teman-teman kami lapangan,” terang Ucu.
Hampir semua kecamatan di Kota Tasikmalaya terkena bencana pohon tumbang. Dampak dari bencana tersebut, lanjut Ucu, sejumlah ruas jalan nasional dan jalan provinsi mengalami kemacetan arus lalu lintas kendaraan yang sangat signifikan.
“Oleh sebab itu kami dan berbagai elemen lain seperti Satlantas, Satpol PP semua bekerja sama sinergis dalam rangka memberikan layanan terbaik buat masyarakat Kota Tasikmalaya,” katanya.
Adapun wilayah yang paling parah terdampak cuaca ekstrim kali ini yaitu wilayah Kecamatan Cipedes, Indihiang dan Mangkubumi.
Baca Juga : Timpa Odong-odong, Beringin Raksasa Rungkad di Dadaha Tasikmalaya
Tidak Terawat Salah Satu Penyebab Pohon Tumbang di Tasikmalaya
Menurut Ucu, penyebab pohon tumbang salah satunya adalah tidak terawatnya kondisi pohon, serta semakin tuanya usia pohon. Sehingga memungkinkan kembali potensi tumbang manakala terjadi hujan yang seperti kita alami tadi siang.
“Kita menggunakan crane karena ini bagian sinergitas kami dengan berbagai OPD. Jadi, crane kita datangkan dari Dishub. Karena ada jangkauan yang harus menggunakan crane dalam rangka memberikan pemangkasan sebelum pohon tumbangkan.,” terangnya.
Kedepan BPBD akan terus melakukan mitigasi, dan setiap hujan turun pihaknya selalu melakukan patroli bersama.
“Setiap hujan mungkin akan terjadi bencana Hidrometeorologi enitime. Hal ini karena efek lalina untuk cuaca anomali ini yang mengakibatkan kebencanaan hidrometeorologi bisa terjadi. Kami harapkan kedepan masyarakat bisa lebih waspada lagi,” kata Ucu.
Ia menambahkan, dari pagi hingga malam harus sudah bersiap-siap karena melihat cuaca yang sedemikian ekstrim. BPBD Kota Tasikmalaya menerjunkan semua timnya.
“Hingga malam ini kami belum bisa mengevakuasi semua. Ada beberapa titik salah satunya di area olahraga Dadaha yang beberapa kondisinya sangat memprihatinkan akibat tertimpa pohon tumbang. Itu akan kita selesaikan malam ini juga,” pungkasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)