Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TasikmalayaBeli Melon di Kota Tasikmalaya, Bisa Petik Langsung di Kebunnya

Beli Melon di Kota Tasikmalaya, Bisa Petik Langsung di Kebunnya

Berita Tasikmalaya (Harapanrakyat.com),- Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, ada petani melon yang menjual hasil panennya dengan membolehkan pembeli petik langsung dari kebunnya. Petani itu adalah Dadan Ridwan (30) yang sukses dalam berbisnis melon. Ia menanam melon di Green House Kawasan Obyek Wisata Karangresik, Kota Tasikmalaya.

Harga melon petik langsung ini Rp 25 ribu per kilogram. Dengan konsep ini, pembeli bisa datang langsung ke kebun kemudian memetik melon bersama keluarga. Pembeli pun boleh berfoto ria sepuasnya.

Sebelum memetik melon ini, pengelola memberi cara agar melon tidak cepat busuk. Melalui cara memetik yang benar, melon bisa bertahan hingga sebulan. Rasa melon ini pun manis dan berkualitas. Jenisnya, Golden melon, Sakata, Kirani dan Adinda.

“Kalau untuk memetik melon itu sendiri tentunya melon ini harus ada leter T itu ciri khas melon. Jangan sampai kita metik langsung pada pangkalnya. Itu akan mempercepat proses pembusukan,” ujar Dadan, Kamis (20/1/2022).

Dadan pemilik kebun sebelumnya pernah magang di Jepang. Kemudian ia menimba ilmu cara menanam melon. Setelah pulang ke Tasikmalaya, Dadan pun menerapkan ilmu yang ia dapat menanam melon di beberapa tempat berbeda. Hasilnya pun luar biasa, dalam sekali panen mampu meraup omset sampai puluhan juta.

Dadan mengatakan untuk menghasilkan melon berkualitas, petani harus fokus dalam merawatnya. Selain itu, pilih benih berkualitas dan bersertifikat agar menghasilkan melon kualitas premium.

“Bibitnya masih produk lokal, karena kita usahakan cintai produi lokal. Mau musim hujan atau kemarau, kita tetap bisa menanam. Menanam dalam green house ini lebih mudah, tidak sesulit menanam di ladang,” ucapnya.

Sedikitnya ada 3.000 pohon melon yang ditanam Dadan di dalam green house di Kota Tasikmalaya. Setelah 90 hari masa tanam, saat ini semua melon sudah siap panen.

“Bagi saya menjual melon dengan konsep petik langsung ini menguntungkan. Kita bisa mendapat promosi dari pengunjung setelah berfoto-foto dan mengunggahnya ke media sosial,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...