Fans anime banyak yang bertanya apakah Eren berhasil melakukan rumbling dalam Attack On Titan? Sebenarnya jawabannya itu sudah ada lho dalam cerita di manga-nya.
Tapi, kadang ada beberapa orang yang tak mengikuti manga Attack On Titan dan hanya menonton anime saja. Bukan karena malas baca, tapi fans lebih mudah mencerna dan mengerti secara visual dalam bentuk anime.
Untuk jawaban dari pertanyaan tersebut pasti mengandung spoiler, lantaran anime Attack On Titan sendiri akan segera tayang tanggal 9 Januari 2022 nanti. Kamu pasti akan menemukan semua jawaban dan misteri dari bangsa Eldia.
Apakah Eren Berhasil Rumbling, Ya atau Tidak?
Sebelum masuk ke jawabannya, bagi yang tidak mau kena spoiler lebih baik kamu jangan melanjutkan baca ya. Karena nantinya akan merusak ekspektasi dan unsur wah-nya itu bakal hilang.
Baca Juga: Apa Tujuan Eren Melakukan Rumbling di Anime Attack On Titan?
Namun, jika sudah penasaran lanjut saja membacanya dari awal sampai akhir. Terus kasih tahu juga teman-teman kamu yang mengikuti alur cerita Attack On Titan ini.
Untuk jawabannya, Eren melakukan rumbling setengah berhasil. Muncul lagi pertanyaannya, kenapa bisa gagal?
Kita lihat dulu pengertian Rumbling dalam anime Attack On Titan ini. Jika dalam bahasa Indonesia artinya gemuruh, namun dalam anime ini memiliki makna memanggil Wall Titan oleh Founding Titan.
Dalam manga, Eren berhasil menguasai kekuatan Founding Titan dan memanggil Wall Titan yang bergerak atas perintahnya. Ini berarti dalam cerita Manga, Rumbling yang dilakukan sahabat Mikasa dan Armin ini memang berhasil.
Namun, ada tujuan lain dari Rumbling yang bagaikan pisau bermata dua. Pada masa lalu, Wall Titan ini membantu peradaban bumi dan juga manusia.
Bisa juga dijadikan sebagai mesin pembunuh atau juga untuk meratakan dunia dengan kekuatan besarnya. Apalagi di masa lalu teknologinya masih sangat minim.
Baca Juga: Pasca Eren Mati di Attack on Titan, Begini Kondisi Dunia
Back to topic, Eren bisa memanggil kekuatan Wall Titan dan ingin meratakan seluruh dunia. Ia melakukan hal ini agar di muka bumi ini Ras Eldia jadi ras yang paling unggul.
Karena bangsa Eldia sudah ratusan tahun terpaksa menyembunyikan diri dari dunia. Lantaran Eren dan semua masyarakatnya memiliki kekuatan untuk berubah jadi Titan dan ditakuti oleh semua manusia.
Dalam manga Attack On Titan, Eren berhasil meratakan 80 persen dunia dengan rumbling yang ia lakukan. Sementara itu, 20 persen gagal karena ia ditebas lehernya oleh orang yang paling mencintainya yaitu Mikasa Ackerman.
Jadi kesimpulannya, misi dari Rumbling Eren ini, setengah berhasil. Karena hanya menghancurkan 80 persen dunia yang rencana awalnya ingin memusnahkan semuanya kecuali bangsa Eldia.
Dampak Rumbling yang Menghancurkan 80 Persen Dunia
Selanjutnya pasti juga banyak yang bingung, apa yang terjadi pasca Eren ini tidak sepenuhnya berhasil saat rumbling. Pasti punya dampak juga dong.
Baca Juga: Karakter Attack On Titan yang Mati dengan Tragis, Eren Termasuk?
Berikut dampak yang mungkin bisa terjadi:
Eldia menjadi bangsa terkuat dalam beberapa Dekade.
Bangsa Eldia akan memiliki teknologi dan ekonomi yang kuat dan jadi negara adidaya.
Bangsa lain akan mengakui Eldia sebagai negara yang berdaulat.
Muncul ketakutan yang amat besar dari bangsa lain.
Bangsa lain akan coba menyerang Eldia, karena adanya kebencian pasca negaranya hancur oleh Eren.
Eldia akan hancur oleh negara lain yang bersatu dengan misi balas dendam
Akan muncul Eren-Eren lainnya yang akan menggunakan kekuatan Titan untuk balas dendam kepada dunia yang menghancurkan Eldia.
Jadi kesimpulannya, apa yang dilakukan Eren ini tidak memutus rantai kebencian secara abadi namun hanya sesaat saja. Justru nantinya akan ada ajang balas dendam lagi dan juga rumbling part 2, 3, 4 lainnya.
Jawaban dari pertanyaan apakah Eren berhasil melakukan rumbling di anime Attack On Titan adalah hampir berhasil atau setengah gagal. Karena misi dari sahabat Mikasa dan Armin tidak tercapai sepenuhnya yaitu meratakan seluruh dunia. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)