Warna planet di tata surya berbeda-beda. Ada banyak faktor yang menyebabkan perbedaan warna pada planet di tata surya.
Seperti yang kamu ketahui, kita mengenal 8 jenis planet di tata surya, termasuk Bumi. Planet-planet tersebut terus bergerak mengorbit pada matahari.
Mengenal Warna Planet di Tata Surya
Pernahkah kamu melihat gambar planet di internet atau buku-buku astronomi? Jika kamu perhatikan, planet-planet tersebut memiliki ciri berbeda-beda. Salah satu yang khas adalah perbedaan warna pada setiap planet.
Baca Juga: Bintik Hitam Matahari Sebagai Penanda Aktivitas Tertinggi
Contohnya adalah planet Bumi yang saat ini kita tinggali. Jika kamu mencari gambar planet Bumi, maka akan terlihat bahwa warna biru sangat mendominasi.
Sedangkan jika kamu mencari gambar planet Venus, maka warna kuning kecoklatan akan mendominasi. Begitu pula dengan planet lainnya. Apakah warna tersebut merupakan karangan para ilmuwan?
Tentunya tidak, setiap planet memang memiliki warna berbeda seperti yang sering kamu lihat lewat gambar. Tentunya warna tersebut muncul karena beberapa penyebab.
Secara sederhana, warna planet di tata surya bergantung kepada komposisi mereka. Planet terestrial yang sebagian besar terdiri dari batuan silikat dan mineral akan cenderung memiliki warna abu-abu.
Selain itu, kehadiran atmosfer juga sangat menentukan warna yang akan planet pancarkan.
Merkurius
Planet Merkurius berada di urutan pertama yang sangat dekat dari matahari. Jaraknya yang dekat tersebut membuat para ilmuwan pada awalnya kesulitan untuk mendapatkan gambar planet Merkurius.
Jaraknya yang dekat dengan matahari dan jauh dari Bumi membuat pengambilan gambar tidak bisa terjadi melalui instrumen yang ada di Bumi. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerbangkan pesawat luar angkasa.
Baca Juga: Perbedaan Satelit Alami dan Buatan, Pahami Fungsinya di Tata Surya
Melalui gambar, terlihat bahwa permukaan planet ini mirip bulan dengan warna abu-abu yang khas. Permukaan Merkurius juga berupa kawah-kawah.
Venus
Planet Venus merupakan planet terestrial yang memiliki atmosfer padat berisi karbon dioksida, sulfur dioksida, dan nitrogen. Permukaan Venus sangat berbatu dan kasar karena tidak ditumbuhi vegetasi ataupun air alami.
Venus juga memiliki sebutan bintang fajar karena seringkali terlihat berkelip seperti bintang dari Bumi pada saat waktu fajar atau matahari terbit.
Planet ini memiliki warna planet di tata surya berupa orange kekuning-kuningan. Warna oranye yang terpancar itu karena penyerapan cahaya biru oleh atmosfer Venus yang tebal.
Bumi
Planet selanjutnya ini merupakan satu-satunya yang bisa menampung kehidupan. Melalui foto udara dan luar angkasa selama beberapa dekade, kamu pasti sudah sangat familiar dengan warna planet Bumi.
Ketika belajar, seringkali terdapat gambar Bumi di buku kalian dengan bentuk bulat dan sebagian besar warna biru.
Warna biru tersebut berasal dari efek hamburan cahaya lautan dan atmosfer. Cahaya tersebut menyebar karena spektrumnya yang pendek.
Air akan menyerap cahaya dari spektrum medah sehingga menampilkan warna biru dari angkasa.
Mars
Warna merah yang terpancar dari planet ini membuatnya memiliki julukan sebagai planet merah. Warna planet di tata surya tersebut merupakan hasil dari atmosfer Mars yang tipis.
Baca Juga: Mengukur Lubang Hitam Supermasif, Diungkapkan oleh Ilmuwan
Mars memiliki beberapa kesamaan dengan Bumi, termasuk siklus cuacanya. Warna yang mendominasi Mars sebenarnya adalah coklat kemerahan karena kandungan besi oksida di permukaannya dan atmosfer tipis.
Jupiter
Planet terbesar di tata surya ini memiliki penampilan khas dengan garis-garis berupa pita putih dan berwarna orange kecoklatan.
Jupiter merupakan sebuah gas raksasa yang terlapisi oleh pusaran awan hidrogen dan helium. Warna orange kecoklatan pada atmosfer Jupiter merupakan hasil senyawa yang akan berubah warna ketika terkena sinar matahari.
Saturnus
Planet Saturnus ini memiliki warna merah gelap dan tertutup awan amonia dengan laut atmosfernya.
Paparan sinar matahari terhadap awan ini akan membuatnya tampak putih. Kombinasi warna merah gelap dan putih tersebut akan menghasilkan emas pucat dari luar.
Uranus
Planet ini didominasi oleh es sehingga seringkali disebut sebagai planet es raksasa. Kandungan metana pada Uranus memberikan warna hijau-biru atau cyan.
Neptunus
Zat yang terkandung di dalam atmosfer planet Neptunus meliputi hidrogen, helium, nitrogen, dan es yang besar seperti amonia serta metana.
Kehadiran metana tersebutlah yang menjadi salah satu penyebab kenampakan warna biru dari planet ini.
Perlu kamu ketahui bahwa warna planet di tata surya yang terlihat di gambar tidaklah sama persis karena adanya proses pengeditan dan lainnya. Akan tetapi, secara garis besar warna yang tersaji sudah sangat akurat. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)