Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, mengimbau kepada masyarakat agar menebang pohon rawan tumbang yang ada di area lahan pribadi.
Hal itu disampaikan Kepala BPBD melalui Kepala Seksi Pengendalian Kedaruratan dan Logistik (Kasi Darlog), Yudi Andiana, kepada HR Online, Senin (20/12/2021).
Yudi mengatakan, berkaitan dengan kondisi cuaca buruk belakangan ini, maka perlu melakukan pemangkasan atau penebangan pohon yang membahayakan.
”Kalau pada lahan sendiri ada pohon yang indikasi membahayakan seperti rawan tumbang, maka lebih baik tebang atau pangkas saja,” katanya.
Lebih lanjut Yudi menjelaskan, indikasi membahayakan itu dari struktur pohon, dan kekuatan akar pohon.
Kemudian, struktur pohon dan akar dapat dilihat adakah bagian yang keropos atau akar yang hampir tanggal.
“Bisa terlihat dari akar pohon tersebut, kuat atau hampir tanggal,” jelasnya.
Yudi pun memberikan tips saat menebang pohon besar yang rawan tumbang, tanpa memanggil jasa tebang pohon.
Pertama adalah memangkas dahan dan rantingnya terlebih dahulu. Kemudian, memotong batang kayunya namun dengan memperhatikan situasi lahan.
Hal tersebut agar saat memangkas atau memotong dahan tak menimpa sesuatu.
Namun, Yudi juga menyarankan kepada masyarakat apabila ingin menebang pohon dengan ukuran besar, lebih baik serahkan kepada ahlinya, yaitu panggil jasa tebang pohon.
“Jangan sampai tujuan awalnya ingin menebang untuk keselamatan, malah jadi bahaya ke si penebang. Akibat salah metode,” pungkasnya.
Warga Kota Banjar Tebang Pohon Rawan Tumbang
Sementara itu, Ike Lesmanawati (62), warga Kelurahan Karang Panimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, menebang pohon di lahan sendiri. Ike pun memanggil Nana (47), seorang jasa tebang pohon.
Menurutnya pohon mangga setinggi kurang lebih 4 meter yang ia tebang di halaman depan rumahnya tersebut bisa membahayakan orang.
Ike mengungkapkan, pohon mangganya selain sudah jarang berbuah, juga khawatir tumbang saat angin besar yang sering terjadi akhir-akhir ini.
“Takut tumbang pas ada angin besar, jadi saya panggil tukang buat tebang,” ungkapnya kepada HR Online sambil mengawasi penebangan pohon, Senin (20/12/2021).
Selain itu, ia juga khawatir jika tidak segera ditebang, maka pohon mangga yang rawan tumbang tersebut bisa menimpa rumahnya dan tetangganya.
“Ya biar aman, nggak membahayakan tetangga juga,” pungkasnya. (Aan/R5/HR-Online/Editor-Adi)