Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Riska (17), seorang siswa SMK Ma’arif Kota Banjar, Jawa Barat, tertabrak sepeda motor saat menyeberang. Kejadian tersebut terjadi di Ruas Jalan Pintu Singa Kota Banjar, tepat setelah jembatan arah Cimaragas, Kamis (2/12/2021) sekira pukul 12.00 WIB.
Siswa kelas XII tersebut mengalami luka pada bagian kaki sebelah kanan, setelah ditabrak oleh Ani, warga Neglasari, Kecamatan Banjar.
Menurut keterangan Ani, korban tertabrak saat berlari menyeberang jalan. Namun, ketika menyeberang, Riska tidak berhati-hati.
“Ia menyeberang nggak nengok kanan kiri. Saya kaget dan membanting stir memutar. Motor saya juga hancur,” ungkapnya kepada HR Online, Kamis (2/12/2021).
Ani yang juga seorang Kader PKK Neglasari, siap bertanggung jawab atas konsekuensi dari insiden ini.
“Saya siap bertanggung jawab, mau pengobatan saya siap (bayar),” ucapnya.
Korban pun langsung dibawa ke ahli tulang, dengan menggunakan mobil operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar.
Sebelum tertabrak, Riska mengaku bahwa ia akan menyeberang untuk naik angkutan umum. Pasalnya, ia merasa kasihan melihat sopir angkutan umum tersebut menunggu terlalu lama. Sehingga ia terburu-buru saat menyeberang jalan.
“Kasihan sopir angkot 05 udah nungguin. Dan perasaan ketika akan nyebrang nggak ada motor yang melintas,” ungkapnya.
Setelah kejadian tersebut, Riska mengaku akan lebih berhati-hati jika akan menyeberang jalan.
Sementara itu, pihak sekolah yang mewakili korban, sepakat melakukan penyelesaian masalah ini dengan cara kekeluargaan. Sehingga tak lapor kepada kepolisian setempat.
BPBD Kota Banjar Bantu Evakuasi Siswa SMK Tertabrak Saat Menyeberang
Saat peristiwa terjadi Kepala BPBD Kota Banjar, Kusnadi, tengah lewat di jalur Pintu Singa. Mengetahui ada kecelakaan tersebut, ia pun langsung menelpon Kepala Pengendalian Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Yudi Andiana, dan memerintahkan anggotanya untuk segera melakukan evakuasi.
Yudi dan tim saat itu tengah eksekusi pemangkasan pohon rawan tumbang, di Lingkungan Parung Lesang.
Dari pantauan redaksi, Yudi bersama anggotanya segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami bantu evakuasi karena ini juga kedaruratan,” ucap Yudi.
Yudi dan tim mengantarkan siswa SMK yang menjadi korban tertabrak motor saat akan menyeberang ke rumahnya di Binangun, Kota Banjar.
Ia pun mengaku kerja BPBD adalah kerja kemanusiaan, apapun yang bisa pihaknya lakukan akan dikerjakan.
“Kecuali jika kecelakaan itu melibatkan luka parah atau korban meninggal, maka itu harus melibatkan kepolisian untuk evakuasi dan penetapan hukum,” jelasnya. (Aan/R5/HR-Online/Editor-Adi)