Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam upaya melestarikan seni pencak silat di masyarakat, Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Ciamis, Jabar, membentuk kepengurusan.
Pembentukan kepengurusan DPD PPSI Galuh Ciamis ini diselenggarakan di Paguron Purbawisesa Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Minggu, (5/12/2021).
Dalam musyawarah tersebut secara aklamasi Abah Iman dari Paguron Purbawisesa dipercaya menjadi ketua masa periode 2021-2026.
Kepada HR Online Abah Iman mengatakan, saat ini paguron yang ada di tatar Galuh Ciamis mempunyai jumlah yang sangat banyak, sehingga perlu adanya kepengurusan resmi.
Pertama kali terbentuknya PPSI itu berawal dari Ciamis, hal itu dikarenakan Kabupaten Ciamis merupakan wilayah yang paling banyak berdiri perguruan silatnya.
“Namun seiring berjalannya waktu PPSI di Ciamis ini vakum, artinya tidak ada lagi delegasi tentang pembentukan PPSI, sehingga kini kami mempunyai inisiatif untuk membentuk kembali kepengurusan PPSI,” katanya.
Baca Juga: HKN ke 57, Bupati Ciamis Apresiasi Perjuangan Tenaga Medis
Abah Iman menjelaskan, saat ini sudah waktunya Galuh “nanjeur”, Galuh “nangtung”, Mahayunan Ayuna Kadatuan.
Setelah terbentuknya DPD PPSI Galuh Ciamis ini pihaknya berharap bisa menampung aspirasi dari semua paguron yang ada di Kabupaten Ciamis.
“Kami juga menegaskan bahwa PPSI adalah wadah resmi seni tradisi yang diakui oleh UNESCO dan dunia Internasional,” terangnya.
Menurut Abah Iman pencak silat merupakan salah satu seni beladiri yang mempunyai nilai sangat luhur.
Seni tradisi pencak silat ini merupakan warisan, kalau dalam bahasa sundanya tali paranti.
“Bukan hanya memiliki nilai moral saja, akan tetapi memiliki nilai pendidikan untuk generasi bangsa, kedisiplinan, karakter serta kesopanan, budi pekerti, tata krama, itu semua ada di dalam kandungan pencak silat,” jelasnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pejuang yang masih mempertahankan perguruan-perguruan pencak silat.
Pantauan HR Online, kegiatan pembentukan kepengurusan PPSI Kabupaten Ciamis juga dihadiri oleh perwakilan dari DPP PPSI, Ketua pecinta seni dan budaya Priangan timur serta ketua DPD PPSI Kota Banjar. (Suherman/R8/HR Online/Editor Jujang)