Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Panen perdana sorgum dilakukan para petani di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Hasil panennya yang bagus membuat para petani berencana untuk mengembangkan budidaya tanaman sorgum.
Sorgum merupakan tanaman serbaguna yang bermanfaat sebagai sumber pangan, pakan ternak. Serta sebagai bahan baku industri yang bernilai ekonomi tinggi.
Ika Rahayu, salah seorang petani asal Langkaplancar yang mencoba mengembangkan budidaya tanaman sorgum. Ia menjelaskan, selain bernilai ekonomi tinggi, tanaman sorgum juga sangat cocok dikembangkan di daerah Langkaplancar.
“Saya mencoba mengembangkan budidaya sorgum, dan hasil panennya lumayan bagus. Selain perawatannya juga gampang, dalam satu kali tanam juga petani bisa tiga kali panen. Jadi sorgum ini layak untuk terus kita kembangkan ke wilayah Langkaplancar,” katanya, Kamis (09/11/2021).
Guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi para petani, maka pemerintah sudah saatnya mendorong dan memfasilitasi petani. Tujuannya untuk mengembangkan tanaman sorgum.
Menurutnya, meski ini merupakan penanaman dan panen perdana. Namun Ika yakin jika yang mereka liyat hasilnya maka sorgum bisa mereka kembangkan. Khususnya untuk wilayah Langkaplancar.
Sedangkan untuk pemasaran, saat ini ada yang menampungnya dengan harga Rp 3.500 per kilogram. Bahkan bukan cuma buahnya saja, batangnya pun laku dengan harga jual Rp 2.000 per kilogram.
Ika juga menjelaskan, usia panen pertama tanaman sorgum selama 90 hari, untuk panen kedua selama 80 hari, dan panen ketiganya selama 70 hari.
“Setelah tiga kali panen, baru lahannya kita olah lagi untuk memulai penanaman kembali,” pungkas Ika. (Cenk/R3/HR-Online/Editor-Eva)