Frekuensi dalam fisika seringkali terdengar di kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, tiap orang selalu berhadapan dengan adanya istilah frekuensi.
Hal itu yang terjadi setiap saat dan dimanapun berada. Penggunaan frekuensi umum ditemukan. Hal ini untuk menggambarkan tingkat seringnya penggunaan tertentu.
Frekuensi adalah laju pengurangan yang serupa dengan jumlah siklus suatu gelombang atau vibrasi lainnya setiap detiknya. Secara sederhana, frekuensi ini berarti jumlah getaran dalam satu detik.
Dalam dunia fisika, frekuensi umumnya terkait dengan masalah suara serta permasalahan media penghantaran komunikasi.
Seperti halnya telepon, TV, radio, dan yang lainnya. Melansir Wikipedia, frekuensi merupakan ukuran jumlah terjadinya suatu peristiwa dalam satuan waktunya.
Baca Juga: Jenis Bunyi Berdasarkan Frekuensi Ada 3, Berikut Ini Penjelasannya
Ketahui Jenis Frekuensi dalam Fisika
Jenis frekuensi terbagi atas 2 jenis, yaitu frekuensi radio dan frekuensi audio. Berikut ini penjelasan jenis frekuensi untuk Anda ketahui.
Frekuensi Radio
Frekuensi radio merupakan spektrum elektromagnetik yang tersebar melalui antena. Selain itu, juga melalui berbagai media elektronik lainnya.
Penggunaan jenis frekuensi ini biasanya pada radio, televisi, smartphone, satelit, dan yang lainnya. Spectrum radio yang sudah berhasil hingga saat ini sangat luas.
Pengaplikasiannya sesuai dengan rentang frekuensi tertentu. Pada radio AM, umumnya menggunakan frekuensi dari 30 KHz hingga 3.000 KHz. Sedangkan radio FM umumnya menggunakan frekuensi dari 30 MHz hingga 300 MHz.
Baca Juga: Fluida Statis dan Dinamis, Berikut Hal yang Membedakannya
Frekuensi Audio
Frekuensi audio merupakan jenis frekuensi suara yang kaitannya dengan indera pendengaran makhluk hidup.
Apabila membandingkannya dengan frekuensi radio, tentu frekuensi ini memiliki rentang terbilang lebih rendah. Hal ini karena jangkauannya juga sangat pendek.
Frekuensi audio dalam fisika ini masih terbagi menjadi beberapa jenis. Jenis frekuensi audible, infrasonic, juga ultrasonic.
Frekuensi infrasonic merupakan getaran suara yang tidak dapat terdengar oleh manusia. Hal itu karena getarannya terlalu rendah.
Frekuensi audible merupakan frekuensi suara yang dapat terdengar oleh manusia. Rentang frekuensinya mulai 20 Hz hingga 20 ribu Hz.
Sedangkan untuk frekuensi ultrasonik ini sekitar 20 ribu Hz lebih, sehingga tidak dapat terdengar oleh manusia.
Cara Menghitung Frekuensi yang Benar
Frekuensi merupakan hasil jumlah gelombang atau getaran untuk setiap detiknya. Pada dasarnya, hanya perlu mengetahui periode atau waktu dalam satuan detik (second).
Hal ini untuk dapat menentukan atau menghitung frekuensinya. Periode menjadi waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu siklus pengulangan pada getarannya.
Baca Juga: Momentum dalam Fisika Beserta Penerapan di Kehidupan Sehari-Hari
Alat Pengukur Frekuensi
Mengukur frekuensi yang tinggi dapat menggunakan alat khusus. Alat tersebut dikenal dengan frequency counter atau pencacah frekuensi.
Penggunaan frequency counter ini menjadi alat ukur frekuensi pada sinyal elektronik yang berulang-ulang.
Kemudian menampilkan hasilnya melalui layar LCD pada alat tersebut. Alat modern ini menggunakan logika digital.
Hal ini untuk menghitung jumlah siklus (number of cycles) dengan waktu interval yang ditentukannya.
Frekuensi dalam fisika dapat Anda jumpai di kehidupan sehari-hari. Frekuensi tersebut menggambarkan tingkat keseringan penggunaan tertentu. (R10/HR-Online)