Arti knocking pada mesin mobil penting untuk diketahui oleh pemilik kendaraan roda empat. Knocking atau ketukan pada mesin yaitu terjadinya pembakaran antara bahan bakar dengan udara yang tidak sempurna. Kondisi ini mengakibatkan keluarnya ledakan bola api dan getaran.
Mesin mobil hanya dirancang punya satu proses pembakaran dalam satu waktu. Kemudian, pembakaran kedua maupun ketiga memberikan tekanan ke bagian mesin mobil yang bergerak. Hal ini menyebabkan lebih cepat mengalami aus bahkan rusak.
Cara tersebut membuat mesin tidak dapat berfungsi secara baik. Tenaga maupun torsi yang dihasilkan tidak cukup lantaran pembakarannya tidak sempurna. Sehingga menghasilkan suara mesin yang terdengar tidak rata atau istilahnya knocking.
Sekarang ini semua mesin mobil sudah modern dan punya sensor knocking. Untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna, hanya dalam hitungan detik sensor tersebut dapat menyesuaikan antara campuran bahan bakar dengan waktu pengapian ke udara.
Meski begitu, dalam sejumlah kasus hal itu tidak cukup hanya mencegah knocking pada mesin saja.
Lalu, apa yang menjadi penyebab knocking mesin? Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini ulasannya.
Baca Juga : Filter Oli Mobil, Ketahui Fungsi dan Waktu Ideal untuk Mengganti
Arti Knocking pada Mesin Mobil dan Penyebabnya
Kualitas Bahan Bakar Rendah
Kalau Anda mendengar bunyi ketukan mesin pada mobil Anda, bisa berarti mobil Anda itu memiliki oktan yang rendah.
Jadi, kalau Anda menggunakan bahan bakar mobil dengan oktan lebih rendah, sedangkan mobil Anda butuh bahan bakarnya dengan oktan lebih tinggi. Maka hal itu bisa menyebabkan knocking.
Sensor Ketukan Buruk
Arti knocking pada mesin mobil juga bisa sebagai tanda buruknya sensor ketukan. Pada beberapa kendaraan modern memiliki sensor otomatis guna mendeteksi knocking atau ketukan mesin.
Hal tersebut berfungsi untuk mendeteksi bahan bakar atau rasio udara, serta injektor bahan bakar. Sensor akan mendeteksi apabila semuanya berjalan dengan lancar dalam injektor dan rasio.
Baca Juga : Fan Belt Mobil Putus Ketahui Penyebab, Dampaknya Merugikan
Meski demikian, namun sensor tersebut bisa rusak dan juga bisa menyebabkan munculnya bunyi ketukan mesin.
Deposit Karbon
Kemudian, arti knocking pada mesin mobil bisa juga sebagai tanda adanya kemungkinan masalah lain yang muncul dari bunyi ketukan mesin, yaitu endapan karbon.
Hal tersebut dapat terjadi ketika ada perubahan kompresi pada bahan bakar yang membuat suara ketukan mesin atau knocking.
Meski bensin harus memiliki deterjen untuk pembersih karbon, namun masih ada sejumlah endapan karbon di dalamnya yang terbentuk. Hal ini pada akhirnya bisa menyebabkan munculnya masalah pada bagian silinder mobil.
Bantalan Aus
Mungkin juga Anda menemukan bahwa knocking atau suara ketukan pada mesin berasal dari bunyi ketukan batang. Pasalnya, bantalan batang juga memungkinkan terjadinya gerakan halus pada piston.
Baca Juga : Cara Memperbaiki Sasis Mobil Keropos Secara Mudah dan Penyebabnya
Tapi saat bantalan batangnya aus, piston dapat mengeluarkan suara berderak pada poros engkol yang membuat knocking atau bunyi ketukan pada mesin.
Busi
Arti knocking pada mesin mobil bisa saja sebagai tanda busi bermasalah. Dengan mengganti busi mobil, Anda bisa memperbaiki masalah knocking atau bunyi ketukan pada mesin.
Selain itu, spark plus juga akan memberikan tenaga pada mesin serta menghemat bahan bakar secara lebih baik.
Oleh sebab itu, ketika busi mobil tidak berfungsi, maka risiko munculnya masalah pada mesin jadi lebih besar, salah satunya mesin knocking.
Untuk mengganti busi mobil, sebaiknya lakukan setiap 30.000 mil, namun itu pun tergantung pada model dan merek kendaraan Anda.
Itulah informasi mengenai arti knocking dan penyebabnya. Semoga bermanfaat, khususnya bagi pemilik mobil. (R3/HR-Online/Editor-Eva)