Akibat tekanan ban terlalu rendah bisa membahayakan para pengendara. Karena alasan inilah, sebaiknya Anda selalu perhatikan komponen satu ini.
Sudah bukan rahasia lagi jika komponen pada kendaran memiliki peran cukup penting. Semuanya hadir dengan fungsinya masing-masing sehingga bisa membantu kendaran berjalan dengan maksimal.
Salah satu komponen vital pada kendaraan yaitu ban. Semua komponen mobil bertumpu pada ban. Sehingga mampu bergerak mulus dan menimbulkan kenyamanan saat berkendara.
Mengisi angin pada ban pun tidak bisa sembarangan. Tekanan ban harus sesuai dengan jenisnya. Jika terlalu berlebih atau bahkan berkurang akan mengakibatkan berbagai masalah.
Untuk itu, dengan mengisi sesuai kapasitas yang dianjurkan, membuat mobil bisa berjalan secara optimal. Bahkan pengendara akan merasa nyaman saat berada di perjalanan.
Setiap jenis kendaraan tentu memiliki kapasitas tekanan berbeda. Sehingga dengan melakukan pengecekan menjadi solusi yang tepat.
Hal ini menghindari terjadinya akibat tekanan ban terlalu rendah. Bahkan jangan terlalu berlebih. Kondisi ban yang terlalu penuh juga mempengaruhi pada kendaraan.
Baca Juga : Semir Ban Mobil dan Dampak Buruknya Jika Terlalu Sering
Akibat tekanan ban rendah cukup berbahaya bagi pengendara. Karena itulah penting bagi Anda selalu cek kondisinya. Berikut ini ada beberapa akibat yang bisa terjadi ketika Anda mengabaikannya.
Inilah Akibat Tekanan Ban Terlalu Rendah yang Sering Terjadi
Ban kurang angin terkadang menjadi salah satu masalah yang sering diabaikan. Padahal masalah ini tidak bisa Anda anggap sepele dan cukup berbahaya.
Tidak sedikit pengemudi yang beranggapan jika ban kurang angin. Sehingga mobil terus melaju tanpa memikirkan risiko yang akan terjadi. Padahal kurangnya tekanan udara pada ban bisa menimbulkan banyak masalah.
Misalnya kerusakan pada pelek yang berisiko berbahaya pada kendaraan. Agar Anda bisa terhindar dari berbagai masalah, ada baiknya selalu cek kondisinya.
Jika Anda mengabaikannya ada beberapa akibat tekanan ban terlalu rendah. Simak ulasannya berikut ini.
Baca Juga : Perbedaan Kaca Mobil Ori dan KW, Simak Penjelasan Ini!
Ban Mudah Gundul
Salah satu akibat tekanan ban rendah yaitu membuat kondisinya mudah gundul. Kondisi tekanan angin yang berkurang membuat komponen tersebut harus bekerja keras.
Sehingga bisa menopang beban kendaraan yang secara langsung bersentuhan dengan medan jalan. Potensi ban cepat habis dari yang seharusnya. Alur ban akan cepat tergerus dan menjadi botak.
Tentu memicu bahaya ketika mobil dikendarai. Tidak hanya itu saja, akibat lain bisa terjadi membuat pelek semakin berat. Hal ini karena terus-menerus bersentuhan langsung dengan jalan beraspal.
Bahan Bakar Boros
Akibat tekanan ban terlalu rendah juga bisa membuat bahan bakar boros. Saat kondisi ini terjadi pada Anda. Kemudian terabaikan, maka membuat ban terasa berat untuk berputar.
Seluruh permukaan akan menapak ke aspal. Hal ini juga membuat laju kendaraan lebih terhambat. Meskipun akan dipaksa bekerja lebih keras. Dengan begitu, bahan bakar akan semakin boros.
Baca Juga : Kaca Mobil Tidak Mau Naik, Kenali Apa Penyebab Sebelum Mengatasinya
Ban Mudah Meletus
Jika komponen ini dengan tekanan rendah, mengakibatkan muncul berbagai masalah. Ban akan mudah meletus jika kondisi ini tidak segera Anda atasi.
Tidak hanya karena terlalu besar tekanan udaranya, namun kurang angin juga bisa mengakibatkan meletus.
Permukaannya akan mudah retak, rusak, bolong, hingga meletus. Ban yang meledak juga menimbulkan masalah besar untuk pengemudi dan orang sekitarnya.
Tarikan Menjadi Lebih Berat
Ban yang masih dalam kondisi kurang angin bisa menimbulkan banyak masalah. Akibat tekanan ban kurang angin yaitu tarikan menjadi lebih berat.
Ban akan bekerja lebih keras untuk memutar secara sempurna. Beban itulah yang mengakibatkan tarikan menjadi lebih berat. Sehingga menimbulkan kurangnya rasa nyaman saat berkendara.
Pengereman Berkurang Performanya
Akibat ban dengan tekanan udara rendah memicu banyak masalah terjadi. Bahkan termasuk hal yang berbahaya bagi pengendara maupun orang lain. Ban yang kurang angin juga mengakibatkan pengereman berhenti dalam waktu cukup lama.
Parahnya lagi, ban akan mudah tergelincir saat kondisinya hujan, berlumpur, atau sejenisnya. Berbeda lagi ketika kondisinya kering, membuat ban mobil akan mudah selip.
Sebagai pemilik kendaraan, ada baiknya untuk melakukan pengecekan pada komponen mobil. Salah satunya yaitu pada komponen ban.
Sebab banyak masalah akibat tekanan ban terlalu rendah yang bisa dihadapi oleh pengendara mobil. (R10/HR-Online/Editor-Eva)