Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Warga Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Pangandaran, Jawa Barat, tak lagi kesulitan air bersih. Saat ini pihak pemerintah desa sudah membangun sarana air bersih dan sudah sampai ke setiap rumah.
Kepala Desa Bangunjaya Oteng Dakik Solehudin mengatakan 4 dari 5 dusun sudah teraliri air bersih.
“Untuk Dusun Cibitung, Limusnunggal sudah normal dan proses penyalurannya sudah selesai. Sementara untuk Dusun Sukasari dan Dusun Cibunar masih dalam tahap uji coba. Insya allah dalam waktu dekat bisa normal,” ujarnya, Minggu (21/11/2021).
Dusun yang saat ini belum teraliri ari bersih dari program itu tinggal Cikadu. Oteng menyebut itu akan menjadi target berikutnya.
Baca Juga: Lulusan SMK Kesehatan Parigi Pangandaran Terima Beasiswa ke Jepang
Oteng mengatakan saat ini warga Desa Bangunjaya tak akan kesulitan lagi air bersih. Terlebih sumber mata air Bangunjaya melimpah. Pemdes akan memanfaatkan kekayaan alam itu dengat tetap menjaga kelastarian hutan. Menjaga hutan resapan air agar Bangunjaya selamnya tidak kekurangan air bersih. Tanahnya pun tetap subur.
“Saya berharap dengan adanya program air bersih ini, warga desa Bangunjaya sehat dan bersih. Tidak ada lagi masyarakat yang BAB semabrangan, karena semuanya sudah memiliki jamban dan air bersih,” paparnya.
Untuk tarifnya air bersih bervariatif, tergantung pemakaian. Hal ini diatur dalam Peraturan Kepala Desa Bangunjaya nomor 3 tahun 2021 dan Perdes nomor 11 tahun 2020 tentang pelestarian lingkungan hidup.
“Untuk pemakaian air 0-50 meter kubik Rp. 1000 per meter kubik, 51-100 Rp. 1500 per meter kubik. Bagi yang melebihi 100 meter kubik tarifnya Rp. 2000 per meter kubik,” pungkasnya. (Enceng/R9/HR-Online/Editor-Dadang)