Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisUMK Ciamis Hanya Naik Rp 17.000, Bupati Herdiat Minta Maaf

UMK Ciamis Hanya Naik Rp 17.000, Bupati Herdiat Minta Maaf

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Upah Minimum Kabupaten atau UMK Ciamis tahun 2022 nanti dipastikan naik.

Hanya saja, kenaikan UMK berdasarkan keputusan sementara sebelum disahkan sekitar 0,92 persen atau Rp 17.000.

Hal itu terkemuka saat Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melakukan pertemuan dengan Dewan Pengupah Kabupaten Ciamis di Oproom Setda Senin (22/11/2021).

Sebagai informasi saja, UMK Ciamis tahun 2021 adalah Rp 1.880.654,54.

Jika naik Rp 17 ribu berarti UMK Ciamis tahun 2022 menjadi Rp 1.897.054.

Wakil Dewan Pengupahan Kabupaten Ciamis Sukomo mengatakan kenaikan UMK tersebut berdasarkan hasil dari penghitungan rumus yang telah Pemerintah Pusat dan Provinsi atur.

Baca Juga: Hendak Makamkan Tetangganya, Warga Ciamis Sampai 3 Kali Gali Kubur

Menanggapi hal itu Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyayangkan besaran kenaikan UMK yang tidak sampai mencapai 1%.

Bupati pun memaklumi hal itu, lantaran pemerintah daerah tidak dapat semena-mena mengatur kenaikan upah.

“Kami juga berharap masyarakat memahami terhadap regulasi aturan yang pemerintah pusat dan provinsi atur,” ujar Herdiat.

Herdiat menjelaskan jika pemerintah daerah sifatnya hanya merekomendasikan ke Pemerintah Pusat dan Provinsi.

“Yang menentukan aturan dan ketentuan naik tidaknya UMK itu kewenangan Pusat dan Provinsi,” kata Bupati Ciamis.

Lanjutnya selain UU No. 12 Tahun 2020 tentang Hak Cipta Kerja, pihaknya juga menerima surat dari Gubernur Jabar.

“Intinya kepada Pemda yang ingin mengajukan rekomendasi UMK harus berpedoman pada PP No. 36 Tahun 2021,” ucapnya.

UMK Naik Sedikit, Bupati Ciamis Minta Pekerja Tidak Kecewa

Pihaknya pun meminta kepada para pekerja di Ciamis agar tidak kecewa dengan kenaikan UMK yang tidak sesuai harapan.

“Pasti para pekerja ingin naiknya minimal 50 persen, tapi mau gimana lagi ada aturan yang harus kita ikuti,” jelas Herdiat.

Herdiat mengaku kasihan kepada masyarakat terutama buruh, saat ini harga-harga naik tapi upah mereka sedikit.

“Sekali lagi mohon maaf bukannya pemda tidak merespon tapi kita kembali lagi ke aturan yang berlaku, mohon untuk saling memaklumi,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini tinggal menunggu rapat pleno penetapan UMK tahun 2022 bersama dewan pengupahan kabupaten dan Pemerintahan yang lebih tinggi.

Sementara itu berdasarkan informasi, UMK Ciamis tahun 2021 lalu tidak naik lantaran adanya pandemi Covid-19. Barulah tahun 2022 ini naik meski hanya Rp 17 ribu. (R8/HR Online/Editor Jujang)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...