Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisHadiri Tradisi Nyangku Panjalu, Bupati Ciamis Ajak Jaga Warisan Budaya

Hadiri Tradisi Nyangku Panjalu, Bupati Ciamis Ajak Jaga Warisan Budaya

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Ratusan warga Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengikuti Tradisi Nyangku, Senin (1/11/2021). Berbeda dengan sebelumnya, tradisi budaya ini digelar di Nusa Gede (pulau di tengah danau/situ). Sebab Ciamis saat ini masih menerapkan PPKM level 3.

Gelaran tradisi membersihkan benda pusaka peninggalan Prabu Borosngora ini setahun sekali pada bulan Maulid (Robiul Awal). Sebelum adanya pandemi pelaksanaan membersihkan benda pusaka digelar di Alun-alun Panjalu.

Tradisi Nyangku Panjalu ini mulai dengan mengarak benda pusaka seperti pedang, keris dan sejumlah senjata lainnya menuju Nusa Gede.

Setelah acara pembukaan, kemudian mulai prosesi jamasan atau membersihkan benda pusaka menggunakan 9 mata air. Ada beberapa benda pusaka yang dibersihkan secara simbolis, salah satunya pedang Zulfikar.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menuturkan Tradisi Nyangku Panjalu merupakan warisan budaya dari leluhur. Sebagai penerus yang mewarisinya sudah seharusnya merawat dan melestarikannya.

“Mari besama-sama kita merawat dan menjaga warisan budaya ini. Nyangku sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Apabila kita merawat dan melestarikannya ini bisa menjadi salah satu daya tarik pengunjung luar daerah agar datang ke Ciamis, khususnya Panjalu, ada pun yang datang untuk ziarah,” katanya.

Tradisi Nyangku Panjalu ini sudah masuk dalam warisan budaya tak benda (WBTB). Adapun 6 budaya lainnya yang kini masuk WBTB. Yakni, Misalin, Ngikis, Merlawu, Nyuguh, Bebegig dan Ronggeng Gunung.

Sementara itu, Pandu Ghalib Prasasti Cakradinata dari Yayasan Borosngora mengatakan Nyangku tahun ini berbeda dari sebelumnya. Pencucian benda pusaka ini sebagai representasi dari peninggalan Prabu Borosngora.

“Tradisi Nyangku adalah produk budaya warisan dari leluhur Panjalu. Kita harus melestarikannya dalam upaya mupusti bukan migusti. Sehingga menghindari prilaku yang menjurus terhadap syirik,” katanya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...