Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Polisi masih terus mencari keberadaan dua orang santri Ponpes Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo Kota Banjar yang hilang.
Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu. Nandang Rokhmana mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya mencari informasi dua santri yang masih hilang itu.
“Kita tetap berusaha mencari informasi dalam arti kata ketika ada kejadian yang sifatnya orang hilang, kita sebar luaskan fotonya ke grup polsek atau polres di daerah lain,” kata Nandang, Jumat (26/11/2021).
baca juga: Cerita Santri asal Kota Banjar yang Hilang, Sempat Diperalat Anak Punk
Sehingga, ketika sudah disebarluaskan informasi mengenai orang hilang itu harapannya mudah untuk mengetahuinya.
“Jadi ketika ada kejadian orang kecelakaan atau penemuan dalam keadaan meninggal dunia itu langsung memberitahukan informasi. Tapi langkah-langkah itu harus maksimal dan keluarga korban juga mendukungnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, dalam kasus orang hilang itu tidak selalu melibatkan polisi saja. Namun, semua pihak juga harus mendukung pencarian korban dengan menyebarkan informasi tentangnya.
“Kita harus sama-sama bergerak untuk melakukan pencarian, misalnya dengan menyebarkan ciri-ciri korban, atau fotonya di media sosial,” terang Nandang.
Sebelumnya, santri yang hilang itu berjumlah 4 orang. Akan tetapi 2 orang di antaranya sudah kembali pulang ke rumahnya masing-masing, yakni Rifki dan Zain Nur Iskandar.
Sementara pihak ponpes dan orang tua santri bernama Zain Nur Iskandar menjemputnya di daerah Maos, Kabupaten Cilacap, pada hari Selasa (23/11/2021) malam.
Sedangkan Dika Aprianto dan Hasan Abdulah hingga sekarang masih belum diketahui keberadaannya. (Sandi/R6/HR-Online/Editor Muhafid)