Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Mengantisipasi melonjaknya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue), PMI UDD Kota Banjar terus memaksimalkan donor darah di kalangan masyarakat.
Ketua PMI Unit Donor Darah (UDD) Kota Banjar, Supratman membenarkan hal itu Rabu (3/11/21).
Ia menyebut, selama musim penghujan ini masyarakat rentan terjangkit DBD.
“Jika banyak yang terjangkit DBD maka kebutuhan darah di Kota Banjar akan semakin meningkat,” ujar Supratman.
Agar stok darah di PMI Kota Banjar tetap aman, pihaknya mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya.
“Mari bantu program kemanusiaan ini agar stok darah di PMI Kota Banjar aman dan stabil,” katanya.
Baca Juga: Hujan Deras, Atap Masjid Ponpes di Kota Banjar Ambruk
Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya bisa langsung datang ke kantor PMI atau dapat menghubungi nomor telepon untuk mengetahui jadwal donor mobil unit.
Untuk nomor teleponnya 0265 743898 (kantor) dan 08112116973 (HP).
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan kegiatan penggalangan donor darah menggunakan mobil unit.
“Tempat rutin donor mobil unit di instansi pemerintahan, perkantoran, jamaah pengajian, pasar Langensari, organisasi-organisasi, dan sekolah-sekolah,” ungkap Supratman.
Dalam sekali kegiatan donor pihaknya rata-rata mendapatkan 50 labu, namun sekarang hanya berkisar 20-30 labu saja.
Supratman menambahkan, stok darah di PMI UDD Kota Banjar masih aman.
“Stok per 3 November 2021 ini bisa bertahan untuk satu minggu kedepan. kan tiap hari bisa bertambah dan berkurang,” jelasnya.
Ia mengatakan jika stok darah terlalu banyak juga kurang baik. Karena ketika darah tidak terpakai akan menjadi mubazir, sedangkan biaya pengolahan darah tetap harus dikeluarkan.
“Dalam situasi pandemi, alhamdulillah rata-rata per hari stok di atas 100 labu, bahkan ada yang sampai 200 labu lebih,” paparnya. (Aan/R8/HR Online/Editor Jujang)