Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Perbaikan pondasi jembatan Cipalih Nagawiru di Dusun Cijantung, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan menjadi prioritas Dinas PUPRP tahun 2022.
Ambruknya pondasi jembatan Cipalih akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (18/11/2021), mendapat perhatian pihak Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan yang langsung mengecek ke lokasi.
“Setelah melihat lokasi kejadian, memang jembatan tersebut sudah seharusnya mendapatkan perbaikan yang lebih baik. Selain kondisinya sudah lama, kalau tidak segera diperbaiki akan membahayakan warga yang melintas,” kata Kabid. Bina Marga DPUPR Kabupaten Ciamis, Hilman kepada HR Online, Jumat, (19/11/2021).
Setelah petugas dari DPUPRP meninjau ke lokasi kejadian, lanjut Hilman, tembok jembatan tersebut ambruk akibat tergerus derasnya aliran Sungai Cipalih Nagawiru. Sehingga tembok tidak kuat menahan beban dan ambruk menutupi aliran sungai.
Baca Juga : Pondasi Jembatan di Dewasari Ciamis Ambruk, Mobil Dilarang Melintas
Bahkan jika melihat dari foto dan laporan petugas, bagian bawah jembatan Cipalih merupakan sebuah gorong-gorong. Tapi bukan pasangan tembokan yang dicor. Sehingga kekuatannya berbeda untuk menahan beban ketika air sungai meluap.
Sementara mengenai perbaikan pondasi jembatan Cipalih, kata Hilman, pihaknya tidak mungkin memasukan anggaran untuk perbaikan pada tahun ini karena sudah akhir tahun.
“Oleh sebab itu kita akan ajukan anggaran untuk perbaikannya pada tahun 2022 mendatang,” jelasnya.
Menurut Hilman, memang dengan terjadinya musim penghujan saat ini sudah pasti ada kejadian rusaknya jembatan maupun saluran irigasi.
Maka dari itu, pihaknya terus melakukan pemantauan lokasi yang rawan bencana ketika musim hujan. Kejadian tersebut menjadi tugas pihaknya untuk mencatat dan merencanakan perbaikan jembatan yang ambruk.
“Sehingga ini menjadi catatan kami agar memprioritaskan perbaikan jalur vital seperti jembatan Cipalih Nagawiru. Mudah-mudahan awal tahun jembatan ini bisa kita prioritaskan. Karena jalur ini merupakan jalur penghubung Desa Dewasari dan Kelurahan Kertasari,” kata Hilman. (ES/R3/HR-Online/Editor-Eva)