Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pasca penutupan sementara karena adanya korban tenggelam, obyek wisata pantai Karapyak kembali buka sejak Sabtu (6/11/2021) lalu. Bahkan, pemerintah menyiapkan SOP dan sarana penunjang untuk keselamatan pengunjung.
Kadis Pariwisata Pangandaran, Tonton Guntari, mengatakan, pihaknya sudah menyusun dan melengkapi SOP guna menjamin keselamatan pengunjung sesuai arahan dari Bupati.
“Kita sudah buka lagi seperti biasa. SOP sarana penunjang keselamatannya juga sudah kita susun,” katanya kepada HR Online, Senin (8/11/2021).
baca juga: Awas! Dilarang Berenang di Pantai Karapyak Pangandaran
Ia menjelaskan, sarana penunjangnya itu di antaranya penempatan Balawista yang sudah memiliki sertifikat sebanyak 5 orang guna mengisi 3 pos sementara waktu.
Sebenarnya, kata Tonton, Bupati menginginkan ada 5 pos karena panjang pantai tersebut sekitar 2 kilometer. Namun karena kebutuhan dan kontur pantainya berbeda, maka pihaknya mengusulkan 3 dulu.
“Tidak semua wisatawan bisa turun di sini kan? Apalagi banyak batu karang dan curam. Makanya kita sesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Selain Balawista, pihaknya juga memasang rambu-rambu serta plang larangan berenang bagi pengunjung.
Ia pun menyebut jika pantai tersebut sangat cocok untuk menikmati pemandangan dengan swafoto, bersantai bersama keluarga sambil makan-makan.
“Jadi memang bukan untuk berenang, karena berbahaya sekali,” pungkasnya.
Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Pangandaran, Megi R Parlumi, menyebut pasca penutupan sementara itu kunjungan wisatawan mulai normal lagi. Bahkan, mereka tidak terpengaruh dengan adanya penutupan itu.
“Semoga saja ini menjadi pertanda baik untuk kemajuan pariwisata di Pangandaran, khususnya pantai Karapyak,” singkatnya. (Mad/R6/HR-Online)