Pengertian morfologi dalam biologi merupakan salah satu studi ilmu yang mempelajari bagaimana sesuatu dibentuk dan terbentuk. Morfologi dalam ilmu biologi berkaitan erat dengan struktur eksternal pada suatu organisme mahluk hidup.
Baca juga: Mengenal Perbedaan Mutasi Alami dan Buatan
Pentingnya morfologi dalam ilmu biologi ini termasuk dalam mempelajari bentuk, ukuran serta struktur individu. Bahkan, manfaat ilmu ini yakni mampu menentukannya suatu hubungan evolusioner organisme satu dengan yang lain.
Mengenal Pengertian Morfologi dalam Biologi
Asal muasal istilah morfologi berasal dari bahasa Yunani Kuno “morph”, yang mengacu pada “bentuk”. Lalu, “lógos”, yang merujuk pada “penelitian” atau “kajian”.
Morfologi merujuk pada analisis struktur dan komponen-komponen yang membentuk suatu kesatuan. Seperti susunan tubuh hewan dan tumbuhan, atau dalam bidang linguistik, morfologi mempelajari struktur dan pembentukan kata.
Dengan demikian, cabang ilmu ini memfokuskan pada proses pembentukan atau pembuatan sesuatu. Dalam bidang biologi, studi struktur ikan mungkin melibatkan penelitian tentang fungsi insang dalam sistem pernapasan.
Sementara dalam segi bahasa, penelitian dapat berkaitan dengan bagaimana penggunaan awalan dan akhiran mempengaruhi makna suatu kata.
Kemudian, jika dalam ranah biologi lebih spesifik, morfologi merupakan cabang ilmu yang mengkaji bentuk dan struktur organisme serta karakteristik strukturalnya yang khas.
Ilmu ini memperhatikan ukuran, bentuk dan tata letak pada tumbuhan, hewan, juga mikroorganisme, bahkan hubungan antara bagian-bagian tersebut.
Dalam bidang kedokteran, cabang ini menjadi bagian dari disiplin ilmu biologi yang mengamati struktur umum organisme atau taksonomi. Ilmu ini juga mempelajari komponen-komponen yang membentuknya.
Sehingga, pengertian morfologi dalam biologi merupakan bidang ilmu yang fokus pada analisis bentuk dan struktur makhluk hidup. Ini merupakan cabang biologi yang mempelajari struktur internal maupun eksternal organisme.
Kajian ilmu ini meliputi penelitian tentang struktur tumbuhan, hewan, serta setiap komponen sel, jaringan, dan organ dalam suatu organisme.
Prinsip Dasar Klasifikasi
Secara prinsip, ukuran, perbedaan warna dan proporsi digunakan untuk memisahkan spesies tumbuhan dan hewan yang memiliki kekerabatan dekat. Kehadiran atau ketiadaan diferensiasi seluler juga menjadi salah satu aspek yang berguna dalam mengklasifikasikan hewan dan menentukan hubungan evolusioner di antara mereka.
Baca juga: Pengertian Sel Punca, Jenis, Fungsi dan Peran Pentingnya
Beberapa hewan multiseluler berkembang dari lapisan embrio, yang mencakup ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Beberapa dari mereka mungkin memiliki rongga tubuh tunggal, sementara yang lain memiliki rongga tubuh ganda. Seperti hewan, tumbuhan juga dapat memiliki sel tunggal atau beragam jenis sel yang berbeda.
Tumbuhan tingkat rendah, termasuk alga dan jamur, umumnya memiliki sel parenkim, yang merupakan sel tumbuhan yang paling minim diferensiasi dan spesialisasi.
Berbeda dengan jaringan embrio hewan, jaringan embrio pada tanaman tingkat tinggi tetap aktif sepanjang siklus hidup tanaman. Kehadiran fase seksual dan fase sporofit pada tanaman sangatlah penting dalam mengenali famili tanaman.
Pembagian dalam Morfologi
Setelah mengetahui pengertiannya, berikut ini pembagian morfologi dalam Ilmu Biologi:
Morfologi Fungsional
Pertama, pembagian fungsional adalah bidang ilmu yang mengkaji keterkaitan antara struktur dan fungsi dari ciri-ciri morfologi.
Morfologi Komparatif
Pembagian jenis ilmu ini merujuk pada analisis pola struktur dalam organisasi tubuh suatu mahluk hidup, yang menjadi dasar dalam klasifikasi taksonomi.
Morfologi Percobaan
Ilmu ini adalah penelitian terhadap pengaruh faktor-faktor eksternal terhadap struktur organisme di bawah kondisi eksperimental, seperti dampak mutasi genetik.
Baca juga: Tahapan Evolusi Biologi Suatu Organisme dan Faktor-faktornya
Morfologi Kasar
Selanjutnya, morfologi kasar menggambarkan struktur keseluruhan suatu organisme sebagai gambaran umum tentang bentuk dan strukturnya, mempertimbangkan semua aspeknya tanpa membedakan struktur individu.
Morfologi Molekuler
Ilmu ini adalah istilah yang jarang digunakan dan biasanya mengacu pada polimer superstruktur seperti pembentukan serat atau perakitan komposit yang lebih besar. Istilah ini umumnya tidak digunakan untuk menggambarkan struktur spasial molekul individu.
Dari pembahasan di atas, pengertian morfologi dalam biologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari pembentukan dan struktur mahluk hidup serta komponen-komponen yang membentuknya.
Pentingnya pemahaman akan bentuk, ukuran dan struktur individu organisme. Selain itu, juga kemampuannya dalam menentukan hubungan evolusioner antara organisme satu dengan lainnya.
Baca juga: Asimilasi dalam Biologi pada Tumbuhan, Hewan dan Manusia
Dengan memahami pengertian morfologi dalam biologi, kita dapat menggali lebih dalam tentang beragam aspek kehidupan. Baik itu dalam konteks tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme. Sebagai bidang kajian yang luas, morfologi menjadi landasan penting dalam pemahaman kita terhadap keragaman hayati dalam planet ini. (R10/HR-Online)