Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pembina AP Bared Patroman akademi sepak bola Kota Banjar, Jawa Barat Afrizal meminta pemerintah memperhatikan pembinaan atlet sepak bola.
Menurut Afrizal selama ini tidak ada bantuan apapun dari pemerintah terkait pembinaan sepak bola di Kota Banjar.
“Apalagi dalam sepak bola usia dini tidak diprioritaskan menjadi juara, tapi lebih fokus pada pembinaan guna mencetak pemain profesional nantinya,” katanya kepada HR Online, Selasa (23/11/2021).
Penasehat sekaligus pendiri AP Bared Patroman ini menyebut beberapa waktu lalu pihaknya sempat menggelar kompetisi sepak bola usia dini.
“Alhamdulillah, kemenangan juara kedua AP Bared Patroman merupakan bonus dari hasil pembinaan sepak bola anak usia dini,” paparnya.
Baca Juga: 13 Gol Vleno Bawa AP Kuningan Juara Bared Patroman Cup Kota Banjar
Pembina yang merupakan anggota polisi Banjar ini berharap semoga pembinaan sepak bola di Kota Banjar dapat bersinergi dengan seluruh stakeholder sepak bola untuk mencetak pemain sepak bola Kota Banjar dan nasional.
“Semoga ke depan ada pemain dari Kota Banjar yang bisa tampil di Liga Indonesia dan Timnas Indonesia,” harapnya.
Ia pun menyebutkan sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah. “Semoga ke depan ada perhatian dari pemerintah untuk sekolah sepak bola (akademi) di Banjar khususnya untuk pembinaan atlet,” katanya.
Sementara Asep Gumilar alias Epet Ketua AP Bared Patroman mengaku optimistis ajang kompetisi sepak bola dapat menumbuhkan minat sepak bola anak usia dini.
“Kompetisi lebih ke arah pengembangan dan pengenalan cara-cara sepak bola untuk melatih jam terbang, menang atau kalah itu adalah bonus,” ungkapnya.
Epet sangat optimistis ajang seperti ini dapat menumbuhkan minat sepak bola anak usia dini.
Ia pun prihatin akan penggunaan gadget di kalangan anak-anak. “Kompetisi sepak bola sangat positif mengingat maraknya penggunaan gadget di kalangan anak-anak,” paparnya. (Aan/R7/HR-Online/Editor-Ndu)