Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- BBWS Citanduy mengalihkan aliran sungai sementara ke terowongan bendungan Leuwi Keris yang berada di perbatasan Ciamis-Tasikmalaya, Jumat (12/11/2021).
Pengalihan sementara tersebut berlangsung selama pembangunan tubuh bendungan yang mana nanti muaranya kembali lagi ke Sungai Citanduy.
Kepala BBWS Citanduy Bambang Hidayat, menjelaskan, pembangunan bendungan tersebut saat ini sudah mencapai 82 persen.
Bendungan ini, kata Bambang, masuk dalam proyek pembangunan strategis nasional yang mana penandatanganannya sejak 2016 dan mulai pembangunannya tahun 2017.
“Kita menargetkan selesai di pertengahan tahun 2023,” ujarnya kepada awak media.
baca juga: Segerombol OTK Keroyok Warga Tasikmalaya Hingga Babak Belur
Ia menambahkan, luas genangan air di bendungan tersebut 242 hektar dan volume airnya 81 juta meter kubik.
Sementara terowongan yang digunakan mengalihkan aliran air sementara itu panjangnya mencapai 1 kilometer.
Pasca pembangunan bendungan selesai, lanjutnya, pihaknya pun akan kembali menutupnya. Kemudian selanjutnya adalah penggenangan Leuwi Keris.
“Ketika nanti selesai, maka kita lanjutkan sistem jaringannya supaya masyarakat bisa menikmati manfaatnya,” imbuhnya.
Ia menyebut manfaat salah satunya adalah mengairi sebanyak 11.200 hektar sawah di Jabar Selatan. Selain itu, ini sebagai penyuplai air baku untuk wilayah Ciamis, Banjar serta Tasikmalaya.
Tak hanya itu, bendungan Leuwi Keris ini juga nanti bermanfaat untuk pembangkit listrik 20 mega watt (MW).
“Bisa juga sebagai pengendali banjir, tempat wisata serta sarana olahraga serta perikanan. Kami harap dengan ini ekonomi dapat tumbuh, terutama di Jabar Selatan,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)