Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarBegini Kronologi Hilangnya 3 Santri di Banjar

Begini Kronologi Hilangnya 3 Santri di Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kronologi hilangnya 3 orang anak yang merupakan santri di Banjar ternyata ketiganya sudah memiliki rencana keluar tanpa seizin pihak pesantren.

Hal itu terungkap saat sejumlah awak media mengkonfirmasi ke Ponpes Miftahul Huda Al Azhar Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Jumat (12/11/2021).

Wakil Ketua Keamanan Ponpes, Fakihul Anam, menyebut awal mulanya ada 4 orang santri yang sudah berencana meninggalkan pondok tanpa seizin pengurus maupun keamanan.

Keempatnya tersebut adalah Dika Aprianto asal Bantarsari Cilacap, Zainur Iskandar dari Lakbok Ciamis, Hasan Abdullah dari Kebumen dan Rifki.

Mereka, kata Anam, meninggalkan Ponpes pada hari Kamis (28/11/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Dari awal udah ada rencana 4 orang itu untuk kabur, karena sudah berbincang-bincang di kamar mau pergi ke Bantarsari rumahnya Dika Aprianto,” kata Fakihulanam, Jumat (12/11/2021).

Sebelum pergi, mereka menggunakan celana panjang dan menutupnya dengan kain sarung dan sebuah tas gendong yang berisikan pakaian ganti.

baca juga: Anaknya Hilang, Orang Tua Asal Ciamis dan Cilacap Lapor Polres Banjar

Keamanan Ungkap Kronologi Hilangnya 3 Santri

Keempatnya pergi melewati sebuah gerbang kecil yang ada di belakang pesantren yang saat itu sedang tidak digembok.

“Saat mereka berhasil keluar, sarungnya mereka lepas dan pergi ke arah Dobo. Di sana mereka memperhatikan mobil dan menumpang gratis kendaraan yang menuju terminal Banjar,” ungkapnya.

Kemudian, setelah keempat dari mereka naik bus dan sampai ke Sidareja Cilacap pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB.

Mereka pun turun dan berjalan kaki lagi dengan jarak yang cukup jauh.

Lalu, mereka pun kembali berinisiatif memberhentikan mobil yang lewat, akan tetapi tidak ada yang berhenti.

Karena itu, 4 anak tersebut pun sempat berlari untuk mengejar mobil, namun salah satu dari mereka yang bernama Rifki terjatuh dan kakinya keseleo.

“Ketiga anak itu langsung menolong Rifki. Setelah berjalan beberapa meter, ada ibu-ibu yang sedang menyapu halamannya menawarkan untuk menginap dan pukul 07.00 WIB mereka berpamitan untuk melanjutkan perjalanan,” jelas Anam.

Berencana ke Tegal

Saat menunggu bus datang, ketiga anak itu menyuruh Rifki pulang ke Banjar. Bahkan mereka bertiga memberinya uang untuk ongkos pulang.

Sehingga, setelah kejadian itu ketiganya rencananya melanjutkan perjalanan Jeruklegi Cilacap dan kemudian berakhir ke Tegal.

“Sekarang Rifki sudah ada di rumahnya kondisi dia masih sakit kaki karena keseleo. Kronologi itu kami dapat hasil keterangan Rifki,” ujarnya.

Ia pun membenarkan sebelumnya santri yang benama Zainur sempat kabur untuk bermain Play Station (PS), namun sehari kemudian pulang lagi ke pesantren.

Sebelumnya, dua orang tua santri melaporkan anaknya yang hilang sejak 28 Oktober 2021 lalu ke Polres Banjar dan hingga kini belum ada kabarnya. (Sandi/R6/HR-Online)

Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...
Pengunjung pantai di Cikalong Tasikmalaya

Pengunjung Pantai di Cikalong Tasikmalaya Membludak, Petugas Perketat Keamanan

Harapanrakyat.com - Pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah, pengunjung pantai di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membludak, Kamis (3/4/2024). Lonjakan pengunjung ini mendorong...
Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...
Kolam Renang Arnaya Ciamis

Kolam Renang Arnaya, Alternatif Wisata Murah saat Libur Lebaran di Ciamis

harapanrakyat.com,- Kolam Renang Arnaya yang terletak di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan....