Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Koordinasi kepala daerah dan OPD di Kota Banjar, Jawa Barat, dinilai lemah. Hal itu setelah adanya pernyataan Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, tentang ketidak tahuannya terhadap atlet yang berangkat ke Papua.
Menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar, Gun Gun Gunawan, pernyataan tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antara Pemerintah Kota Banjar, khususnya kepala daerah dengan organisasi perangkat daerah terkait.
“Kedepannya kami harapkan adanya koordinasi antara kedua belah pihak itu bisa lebih baik supaya tidak terjadi lagi seperti ini. Karena ini tidak baik untuk Kota Banjar nantinya,” kata Gun Gun, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga : Soal Seleksi PPPK Guru, Komisi III DPRD Kota Banjar Dukung PGRI
Selain itu, dari kurangnya koordinasi bisa berdampak terhadap sulitnya untuk menganggarkan bonus untuk atlet berprestasi maupun yang lainnya.
Karena jika persiapannya dari awal semuanya akan lebih matang. Oleh karena itu, ia berharap kedepannya koordinasi kepala daerah dan OPD dapat terbangun lebih baik lagi. Sehingga tidak terkesan seperti terburu-buru.
“Untuk kedepan harapannya ada koordinasi yang baik. Apalagi nanti kita akan menghadapi Porprov. Kami nanti akan melihat apakah dianggarkan atau tidak mengenai bonus serta yang lainnya,” tandas Gun Gun. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)