Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjar, Jawa Barat, menggandeng investor untuk mengelola sampah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Hj. Sri Sobariah pada saat acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah dari Sumbernya dan Rencana Investasi Pengelolaan Sampah, di Aula Kelurahan Karangpanimbal, Kamis (4/11/2021).
“Kemarin sampah sempat mengalami kenaikan sebanyak 60 ton per hari. Untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA itu harus ada perubahan pola perilaku yaitu mengurangi sampah dari sumber. Agar berjalan dengan baik kita gandeng swasta untuk mengelolanya,” kata Kadis LH Kota Banjar Sri Sobariah.
Baca Juga: Warga Panatasan Kota Banjar Kembali Minta Perbaikan PJU
Sri menjelaskan, nantinya pengelolaan sampah tersebut non APBD jika sudah bekerjasama dengan pihak investor dalam mengelola sampah.
“Itu nanti pengelolaannya non APBD, jadi yang investasi mereka akan mengelola sampah. Sehingga yang diambil dari sumbernya itu akan habis di TPS yang mereka bangun, dalam arti kita hanya menyediakan lahan dan untuk peralatan disediakan oleh investor. Tapi sumber daya manusianya tetap dari kita,” jelasnya.
DLH Kota Banjar: Masyarakat Harus Bisa Memilah Sampah
Sedangkan, bentuk pengelolaannya itu dilakukan tidak jauh berbeda dengan seperti biasanya. Akan tetapi dengan sistem yang baru ini masyarakat harus bisa memilah dari sumber.
“Nanti sampah yang diangkut itu tidak jauh berbeda dengan yang kita lakukan, cuma yang sistem nanti itu dari rumah harus sudah dipilah langsung. Kalau tidak dipilah tidak akan diangkut,” terangnya.
Sementara itu, Sri melanjutkan, terkait program bank sampah sampai saat ini masih berjalan dan harus harus lebih ditingkatkan lagi.
Ia menyebut, bank sampah di Kota Banjar yang masih aktif jumlahnya ada 11. Sehingga hal itu menjadi pekerjaan rumah untuk menghidupkan kembali yang sudah tidak berjalan.
“Kalau dari data sebetulnya banyak, tapi di akhir ini yang masih aktif berjalan hanya tinggal 11. Makanya itu tantangan bagi Dinas Lingkungan Hidup bagaimana bisa menghidupkan kembali bank sampah yang dulu sudah ada,” tambahnya.
Oleh karena itu, ia berharap partisipasi masyarakat untuk pengolahan sampai dapat meningkat. Sebab hal itu merupakan tanggung jawab bersama.
“Jadi butuh partisipasi dan peningkatan kesadaran tentang pengelolaan sampah dari masyarakat itu sendiri,” harapnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)