Berita Ciamis (harpanrakyat.com),- DKUKMP Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengecek harga kebutuhan bahan pokok menjelang akhir tahun. Hal itu untuk memastikan kenaikan dan penurunan harga dan juga stok barang.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, David Firda mengatakan, cek harga kebutuhan bahan pokok terus pihaknya lakukan dengan jeda waktu satu minggu sekali.
“Cek harga perlu kita lakukan secara berkala, sehingga bisa mengetahui komoditi apa saja yang mengalami kenaikan harga. Seperti komoditi sayuran, daging ayam, daging sapi dan juga telur. Karena komoditi tersebut yang sering banyak dibeli masyarakat,” katanya, Senin (15/11/2021).
Lanjut David, DKUKMP Kabupaten Ciamis mengecek harga kebutuhan bahan pokok ke seluruh lokasi pasar tradisional. Dari Pasar Manis Ciamis, Kawali, Rancah, Rajadesa, Sindangkasih hingga Pasar Banjarsari.
Dengan begitu, pihaknya bisa tahu komoditi apa yang mengalami kenaikan. Bukan hanya mengecek harga, tapi juga ketersedian barang karena itu yang paling utama.
“Naik dan turunya harga komoditi di pasar sangat berdampak terhadap kebutuhan masyarakat. Terlebih memasuki akhir tahun. Artinya ketersediaan barang harus bisa mencukupi supaya kebutuhan warga terpenuhi,” jelasnya.
David menyebutkan, perkembangan harga pada hari ini dengan kenaikan dan penurunan harga untuk masing-masing komoditi itu perbandingan harga minggu sebelumnya. Untuk mengetahui hal itu, pihaknya mengecek harga satu persatu.
Komoditi sayuran masih menunjukan adanya kenaikan harga, seperti cabai merah lokal dari Rp 41.500 per kilogram menjadi Rp 44.500.
Kemudian, cabai merah keriting dari harga sebelumnya Rp 37.500 per kilogram menjadi Rp 40.500, kemiri dari Rp 42.500 per kilogram kini Rp 43.750. begitu pula hagra bunga kol dari Rp 15.750 menjadi Rp 16.000 per kilogramnya.
Baca Juga : Akibat Corona, Omset Pedagang Sayuran di Pasar Ciamis Turun Drastis
DKUKMP Kabupaten Ciamis Cek Penurunan Harga Komoditi
Sementara komoditi yang mengalami penurunan harga meliputi cabai hijau dari Rp 25.000 per kilogram menjadi Rp 22.500, cabai rawit hijau dari Rp 27.250 menjadi Rp 26.000 per kilogram.
Selanjutnya, bawang merah dari harga Rp 26.250 per kilogram menjadi Rp 25.250, tomat lokal dari Rp 8.750 menjadi Rp 8.500 per kilogram.
Harga wortel dari Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 9.750, kol dari Rp 8.500 per kilogram kini Rp 8.250. Serta gula merah kelapa dari harga Rp 15.500 kini turun jadi Rp 15.000 per kilogramnya.
“Komoditi yang mengalami kenaikan harga itu akibat permintaan konsumen meningkat. Untuk komoditi lainnya, baik sektor hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, industri dan bahan banguan relatif cukup stabil. Stok barang juga mencukupi,” terang David.
Sedangkan, untuk harga daging sapi terpantau pada hari Senin 15 November 2021 cukup stabil, yaitu antara Rp 125.000 hingga Rp 130.000 per kilogram.
Kemudian, untuk harga daging ayam broiler Rp 35.000 sampai Rp 38.000 per kilogram, dan daging ayam kampung per kilogramnya Rp 70.000.
“Harga tersebut merupakan hasil cek harga pasar yang DKUKMP Kabupaten Ciamis lakukan pada Senin 15 November ini. Untuk bulan depan pasti akan ada kenaikan harga. Terlebih menjelang akhir tahun, pasti kebutuhan konsumen meningkat. Namun kami bisa pastikan stok barang mencukupi,” pungkas David. (ES/R3/HR-Online/Editor-Eva)