Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis menyarankan agar destinasi wisata yang belum punya izin agar dapat menutup operasional sementara. Kemudian menempuh prosedur supaya layak menjadi sebuah destinasi wisata.
Kabupaten Ciamis mempunyai banyak potensi wisata, baik wisata alam, air, curug dan gunung serta sungai. Namun demikian, ada beberapa destinasi yang beresiko dan berbahaya bagi pengunjung karena belum ada pengelola.
Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan saat berwisata, apalagi saat ini musim hujan. Pemkab Ciamis meminta tempat wisata itu harus mempunyai pengelola yang bertanggung jawab. Selain itu, harus menempuh regulasi dan mempunyai standar operasional prosedur atau SOP.
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis Wasdi mengatakan beberapa lokasi itu punya risiko dan berbahaya bagi pengunjung. Bahkan, ada beberapa kejadian yang menimbulkan korban jiwa. Hal itu terjadi karena tidak ada pengelola yang dapat mengawasi pengunjung.
“Kami minta kepada para Camat, pemerintah desa setempat, agar dapat mengajak kepada masyarakat jika ingin berwisata tapi tidak ada pengelolanya jangan mengunjunginya,” katanya, Kamis (11/11/2021).
Wasdi menyatakan tidak melarang potensi wisata itu untuk jadi destinasi wisata. Apabila ingin membukanya, destinasi yang belum punya izin itu harus ada pengelola yang dapat bertanggung jawab. Kemudian menempuh regulasi serta mempunyai SOP.
“Standar kami jika tempat tersebut menjadi sebuah destinasi wisata itu meliputi, kebersihan, keamanan, sehat dan tentunya lestari,” tuturnya.
Dalam proses pengembangan wisata, pihak calon pengelola perlu menempuh regulasi. Misalkan, ketika akan menjadi desa wisata tentu harus ada dalam Peraturan desa (Perdes) dan juga SK Bupati dengan melalui instansi terkait.
“Nantinya Dinas Pariwisata Ciamis akan menentukan dan mengukuhkan pengelolanya,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)