Kita perlu mengetahui ciri-ciri orang munafik supaya bisa menghindarinya. Agama Islam membenci orang-orang yang mempunyai sifat munafik. Orang munafik penuh dengan dusta dan kebohongan di dalam hidupnya. Selain itu, mereka juga suka berkhianat. Al Quran dan hadist banyak menyebutkan tanda orang munafik. Lantas apa saja tanda-tanda tersebut?
Baca juga: Janji Allah terhadap Orang Zalim dan Larangannya
Ciri-ciri Orang Munafik dalam Islam
Munafik merupakan penyakit hati yang bisa memicu datangnya perilaku tercela pada seseorang. Bilamana sudah tumbuh dalam hati dan pikiran, sifat munafik biasanya akan sulit hilang.
Munafik bisa kita artikan sebagai sifat orang yang memperlihatkan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran di hadapan orang lain, namun hati dan tindakannya tidak demikian. Lain di mulut, lain di hati adalah penggambaran pas untuk sifat munafik.
Orang yang munafik penuh dengan kepura-puraan, mulutnya menggaungkan kebenaran namun tidak terwujud dalam perbuatan. Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari, terdapat tiga tanda orang munafik.
Karakteristik tersebut adalah bilamana bicara, maka yang ia sampaikan itu adalah dusta. Bilamana ia membuat janji, maka ia ingkar. Terakhir, bilamana ia menjadi orang kepercayaan, maka hanya akan berkhianat.
Baca juga: Hadits Tentang Menutupi Aib Orang Lain, Amalkan dan Raih Hikmahnya
Tiga tanda dalam hadis itu bisa kita perlebar menjadi lebih rinci. Berikut ini adalah ciri-ciri orang munafik yang perlu kita hindari.
Berdusta
Ciri pertama yang bisa kita temukan dalam orang munafik adalah suka berkata dusta atau bohong. Islam sendiri tidak membenarkan kebohongan dalam bentuk apapun.
Mengucapkan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan tentu saja bisa merugikan banyak orang. Wajar jika yang benci sikap tidak jujur ini bukan hanya Allah dan Rasulnya, melainkan manusia juga.
Baca juga: Hadis Larangan Mencela Makanan Menjadi Warning Bagi Kehidupan Kita
Sekali seseorang melakukan kebohongan, maka akan timbul kebohongan lain dan begitu seterusnya. Sifat dusta ini juga salah satu pemicu adanya fitnah serta perilaku-perilaku buruk lain.
Ingkar terhadap Janjinya
Merujuk dari hadist di atas, ciri-ciri orang munafik kedua adalah suka mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan sendiri. Orang yang demikian tentu perkataannya tidak bisa kita pegang.
Padahal dalam Islam sudah menyerukan bahwasanya menepati janji hukum adalah wajib. Sebagaimana tertuang dalam Al Quran surat An Nahl ayat 91, yang berbunyi:
Dalam ayat tersebut sangat jelas bilamana Allah menyaksikan sumpah tiap-tiap hamba-Nya. Sama saja berbohong kepada Allah SWT jika kita ingkar dengan janji kita sendiri.
Menepati janji tidak hanya berlaku ke sesama manusia, namun juga kepada Sang Pencipta. Allah SWT sudah menyiapkan ganjaran bagi orang yang melanggar janji dan termasuk dosa besar.
Berkhianat
Masih mengacu pada hadist riwayat Bukhari, berkhianat adalah perilaku tercela lainnya yang termasuk ciri-ciri orang munafik. Pengkhianatan adalah bentuk tidak adanya komitmen terhadap apa yang sudah seseorang ucapkan pada dirinya dan orang lain.
Suatu hal buruk juga telah menghancurkan kepercayaan orang lain yang sudah diberikan. Alih-alih menjalankan amanah, ia malah lari dan lepas dari tanggung jawab.
Dalam Quran surat An Nisa ayat 58, Allah SWT sudah memberikan warning terkait seseorang yang mendapat amanah. Berikut bunyi ayatnya:
Jadi, berkhianat adalah perilaku yang seharusnya kita hindari. Selain melukai perasaan orang lain, akan banyak orang yang hilang kepercayaan pada seseorang jika berkhianat.
Malas-malasan ketika Mengerjakan Ibadah
Ketiga ciri-ciri sebelumnya adalah tanda orang munafik berdasarkan hadis. Akan tetapi, masih ada karakteristik lain dari orang munafik yakni muncul sikap malas-malasan saat melakukan ibadah.
Dalam hal ini, ibadahnya, baik kepada Allah maupun dari segi muamalah hanya ia kerjakan bila ada yang melihat. Tentu saja ini adalah suatu pencitraan supaya mendapatkan pujian manusia, bukannya untuk mendapat rida dan pahala Allah SWT.
Seperti firman Allah dalam Al Quran surat An Nisa ayat 142, yang berbunyi:
Ciri-ciri orang munafik ini dalam hatinya menganggap ibadah adalah beban yang menyusahkan jika harus ia lakukan. Sedangkan prioritas kita sebagai makhluk adalah Sang Pencipta langit dan bumi ini.
Maka dari itu, pastikan untuk menomorsatukan Allah SWT. Menjalani kewajiban yang 5 kali sehari tidak memakan waktu selama 24 jam, maka lakukan dengan tumaninah.
Tips Terhindar dari Sifat Munafik
Sifat tercela satu ini rentan menyerang hati. Maka dari itu, mulai dari diri sendiri, lakukan beberapa tips di bawah ini supaya terhindar dari sifat munafik.
1. Memperdalam Ilmu Agama
Seperti ciri-ciri orang munafik pada penjelasan sebelumnya yang tidak suka beribadah. Hal itu lantaran tidak ada iman yang mendasarinya.
Memperbanyak ilmu agama, maka bisa menguatkan iman dan lepas dari perilaku yang Islam benci.
2. Bersedekah
Sedekah adalah upaya untuk membersihkan harta dan jiwa. Selain itu, sedekah juga menjadi bukti akan keimanan seseorang.
Dengan rajin bersedekah, maka seseorang akan cenderung bersih batinnya dan memungkinkan untuknya terjangkit sifat munafik.
Baca juga: Hikmah Perilaku Jujur, Karakteristik dan Macam-macamnya
Penjelasan tentang ciri-ciri orang munafik di atas semoga bisa membantu kita menghindar dari segala bentuk sifat tercela. Perbanyak melakukan kebaikan dan upgrade ketaqwaan kepada Allah, niscaya segala penyakit hati akan sirna. (R10/HR-Online)