Tahukah Anda cara mengatasi penyakit jamur kulit yang ada pada tubuh?
Penyakit jamur kulit disebabkan oleh infeksi jamur atau fungus. Berdasarkan penelitian, terdapat jutaan spesies jamur fungi.
Jamur-jamur itu hidup di kotoran, perabotan, tanaman hingga kulit.
Infeksi jamur ini ternyata bisa menyebabkan permasalahan pada kulit seperti benjolan ataupun ruam.
Berikut ini kita akan sampaikan jenis penyakit jamur kulit dan cara mengobatinya.
Jenis Penyakit Jamur Kulit dan Cara Mengatasinya
1. Athlete’s Foot
Athlete’s foot adalah infeksi jamur di sela jari-jari kaki, penyakit ini juga disebut dengan tinea pedis.
Jamur ini biasanya tumbuh di tempat yang lembab dan hangat seperti kaos kaki, sepatu, kamar mandi umum, kolam renang dan ruang ganti kolam renang.
Jamur jenis ini akan semakin banyak jika cuaca panas dan lembab. Mereka yang berpotensi terkena jamur Athlete’s foot adalah yang tidak mengganti kaos kaki basah dan sering memakai sepatu ketat.
Orang-orang yang sering menggunakan kamar mandi umum dan kolam renang juga berpotensi terpapar jamur Athlete’s foot.
Untuk mengatasi penyakit jamur kulit jenis ini Anda bisa menggunakan obat anti jamur dengan cara mengaplikasikannya ke bagian yang terkena jamur. Pastikan kaki dalam kondisi kering dan bersih.
Jika semakin parah, bisa dengan mengkonsumsi obat anti jamur.
Baca juga: Tanaman Obat Penyakit Kulit yang Mudah Dicari
2. Jock Itch
Jock itch ini adalah jenis penyakit infeksi jamur di selangkangan. Penyakit ini disebabkan oleh jamur tinea.
Jamur Tinea menyukai tempat lembab dan hangat, seperti lipatan paha bagian dalam dan juga bokong.
Infeksinya ini sering terjadi dalam kondisi cuaca panas dan lembab. Jock itch ini ditandai dengan ruam merah dan gatal biasanya berbentuk seperti cincin.
Cara mengatasi penyakit infeksi jamur ini adalah dengan menggunakan obat anti jamur. Aplikasikan obat antijamur ini ke bagian yang terinfeksi, pastikan dalam keadaan bersih dan kering.
Bila kondisinya parah bisa mendatangi dokter untuk meminta resep obat krim.
3. Ringworm atau Kadas/Kurap
Penyakit kulit kadas/kurap biasa disebut juga tinea corporis. Sementara nama ringworm berasal dari bentuk ruam yang menyerupai cincin dengan tepian yang berlekuk-lekuk seperti cacing.
Kadas/kurap bisa menular lewat kontak langsung antara orang atau hewan sudah terinfeksi jamur ini.
Jamur ini juga bisa menular lewat media pakaian atau furniture. Cuaca panas dan lembab akan membuat penyebaran infeksinya semakin cepat.
Kadas/kurap ini akan membuat penderitanya merasakan perih dan kulitnya seperti bersisik.
Untuk mengatasi penyakit jamur kulit ini, bisa menggunakan obat anti jamur yang dioleskan. Jika kondisinya parah, bisa meminta resep dokter.
Baca juga: Penyakit Kulit Selulitis yang Muncul Dengan Gejala dan Penyebabnya
4. Yeast Infections
Yeast infection biasa disebut juga cutaneous candidiasis. Penyebab infeksi ini adalah jamur candida, yang tumbuh cepat. Meski begitu, infeksi jamur ini tidak menular.
Infeksinya jamur ini biasanya terjadi pada area kulit yang lembab, hangat dan berupa lipatan, lipatan paha dekat selangkangan dan ketiak.
Penderita diabetes dan obesitas biasanya mengalami infeksi jenis jamur ini.
Jamur candida juga dapat menyebabkan ruam karena popok pada bayi. Infeksi ini juga bisa terjadi di bagian mulut, kuku dan vagina. Anda bisa mengatasi jamur kulit ini dengan obat antijamur.
Itulah beberapa jenis penyakit jamur pada kulit. Nah bagi Anda yang menderita berbagai keluhan penyakit jamur kulit tersebut, Anda bisa mengatasi jamur secara tepat dengan Canesten.
Canesten ini adalah obat antijamur yang mampu mengatasi infeksi jamur kulit, dan sudah dipercaya sejak 45 tahun lalu di seluruh dunia. Info lebih lengkap bisa mengunjungi website resmi Canesten. (R8/HR Online/Editor Jujang)