Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam upaya mencegah terjadinya penyakit demam berdarah dengue (DBD), sejumlah warga di 7 kelurahan di Kecamatan Ciamis, Jawa Barat, melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serentak secara massal, Jumat (26/11/2021).
Pencegahan tersebut mengingat saat ini memasuki musim hujan, jadi rawan akan adanya penyakit DBD. Terlebih kasus DBD pada tiga bulan kebelakang meningkat saat musim hujan.
Petugas yang tergabung dari kelurahan, TNI/Polri, Puskesmas Ciamis serta Dinas Kesehatan Ciamis tersebut menyisir pemukiman warga.
Gerakan PSN serentak kali ini, menyasar benda-benda yang dapat menampung air dan terdapat jentik nyamuk.
Lurah Ciamis, Wahyu GS mengatakan, kegiatan PSN ini dilakukan serentak di seluruh Kelurahan di Ciamis. Tujuannya untuk menghilangkan jentik nyamuk.
“PSN kali ini kita lakukan gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J), untuk menghilangkan jentik nyamuk di sekitar rumah. Hal itu supaya kita terhindar dari penyakit DBD,” katanya kepada HR Online, Jumat (26/11/2021).
Meskipun berada di perkotaan, namun menurutnya, potensi adanya jentik nyamuk sangat besar dibanding perkampungan. Akan tetapi, hal itu terlepas dari gaya hidup masyarakat itu sendiri.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, agar selalu melaksanakan gerakan PSN serentak.
“Jangan sampai ada wadah yang berpotensi menjadi genangan air. Sehingga dapat menimbulkan jentik nyamuk,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ciamis, Evie Triyanti mengatakan, gerakan PSN ini digelar serentak di 7 kelurahan di Kecamatan Ciamis.
Melalui gerakan PSN dan pemberian obat abate ini, katanya, bisa memberantas jentik nyamuk yang bersarang di air. Mengingat Kecamatan Ciamis sendiri sudah ada 70 kasus.
“Maka dari itu, kami imbau agar masyarakat sering memeriksa genangan air sekitar rumah,” katanya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)