Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Wakil Bupati Ciamis, Jabar, Yana D Putra menyebut ada 3 hal yang menjadi tantangan pertanian di Ciamis.
Pertama daya saing produk, kedua kurangnya pemahaman petani terhadap teknologi dan terakhir tidak ada regenerasi petani.
Hal itu disampaikan Yana saat menghadiri kegiatan HKP (Hari Krida Pertanian) tingkat Kecamatan Cihaurbeuti, di Sawah Lega, Sukakerta Rabu (24/11/2021).
Baca Juga: Wabup Ciamis Minta Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan Meningkat
“Ciamis adalah wilayah agraris masyarakatnya mayoritas petani, namun ada beberapa tantangan yang harus kita hadapi agar hasil pertanian kita lebih meningkat,” ujar Yana.
Pihaknya berupaya agar kemandirian ekonomi masyarakat bisa terwujud lewat pertanian.
Terkait dengan daya saing produk lanjut Yana, Ciamis masih kurang bisa bersaing dengan produk nasional dan internasional.
“Kita harus cari solusi bersama bagaimana caranya agar paling tidak ketersediaan pupuk dan bibit unggul bisa terjamin,” ungkapnya.
Pihaknya berharap kedepan Ciamis tidak membeli bibit dan pupuk dari luar.
“Kita harus berupaya membuatnya di Ciamis,” jelasnya.
Sementara itu tantangan pertanian di Ciamis selanjutnya yakni kurangnya pemahaman petani terhadap teknologi.
“Untuk itu saya minta para penyuluh pertanian agar memberikan inovasi dan teknologi kepada petani, sehingga petani bisa lebih meningkatkan hasil produksinya,” kata Yana.
Yana menambahkan, saat ini para petani di Ciamis usianya rata-rata sudah di atas 50 tahun.
Jarang anak muda yang ingin terjun menjadi seorang petani. Padahal petani merupakan pekerjaan yang sangat mulia.
“Itulah beberapa tantangan sektor pertanian di Ciamis, mari kita sama-sama cari solusi agar pertanian di tatar Galuh lebih meningkat,” pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)