Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Dheya Nazhira Nuramalina (17), atlet peraih emas PON Papua asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat viral lantaran pulang naik bus.
Mengetahui hal tersebut, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Johan J Anwari menyambangi rumah Dheya pada Rabu (13/10/2021) siang.
Setelah berbincang-bincang dengan Dheya, Johan menyampaikan Dheya memang pulang naik bus. Namun hal itu bukan bermaksud untuk merugikan pihak lain.
“Saat kepulangannya ke Ciamis memang diantar oleh ibunya yang kebetulan sudah menunggu di bandung di rumah saudaranya. Itu pun Dheya beberapa kali ditawari oleh keluarganya di sana untuk diantar pulang, akan tetapi Dheya menolak,” jelas Johan.
Baca Juga: Duh, Atlet Peraih Medali Emas PON Papua Asal Ciamis Pulang Naik Bus
Menurut Johan, Dheya atlet Ciamis yang viral itu sebenarnya pulang bersama ibunya menggunakan bus dari Cibiru diantar oleh keluarga. Tujuan Bus tersebut melewati jalan depan rumah Dheya di Kecamatan Cijeungjing. “Karena rumah Dheya berada tepat di pinggir jalan raya,” ucapnya.
Johan mengungkapkan, seharusnya sesuai SOP ketika atlet datang menjalani karantina terlebih dahulu selama beberapa. Karantina bisa di wisma atau di rumah masing-masing.
“Memang kita lihat di sini ada miskomunikasi ketika atlet datang dari Bandara Soekarno-Hatta. Seharusnya dari KONI Jabar berkoordinasi kepada KONI yang berada di kabupaten/kota untuk memulangkan para atlet ke daerahnya masing-masing,” terangnya.
Johan berharap, kejadian yang sama tidak terulang kembali dan menjadi evaluasi saat para atlet hendak pulang ke daerahnya.
“Intinya SOP tidak berjalan mulus 100%, koordinasi intensif dengan dan antar berbagai pihak mungkin salah satu yang harus dibenahi, diperbaiki. Supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” katanya.
Johan juga memberikan pesan kepada Bupati Ciamis agar mengundang para atlet yang berprestasi.
“Jangan hanya memberikan bonus saja. Pikirkan juga masa depan mereka, seperti sekolah, kuliah maupun pekerjaannya karena mereka adalah aset berprestasi kita,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)