Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Guna meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, meluncurkan Banjar Digital.
Dalam implementasinya, ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) sebagai salah satu unsur untuk mencapai perluasan dan percepatan digitalisasi.
Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih mengatakan, selain meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, ETPD juga mendukung tata kelola dan mengintegrasikan pengelolaan keuangan daerah. Tujuannya supaya dapat mengoptimalkan pendapatan.
“Digitalisasi ini adalah terobosan yang memberikan keuntungan dan manfaat dalam bertransaksi. Para pelaku usaha maupun masyarakat luas kini sudah bisa merasakannya,” ujar Ade Uu, Senin (25/10/2021).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Banjar sangat berkomitmen untuk mencapai perluasan dan percepatan digitalisasi.
Baca Juga : Walikota Banjar: Revitalisasi BUMDes Bisa Tingkatkan Perekonomian
Bahkan untuk transaksi penyetoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kota Banjar juga melakukannya dengan menggunakan E-STS atau Web Reg.
“Selain itu, upaya yang kita lakukan juga salah satunya memperluas alat transaksi digital. Serta mendorong masyarakat untuk memakai alat pembayaran yang sudah tersedia,” terangnya.
Sedangkan, dalam penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS), Walikota Banjar berharap proses transaksi dengan menggunakan QR Code bisa lebih cepat, mudah, dan terjamin keamanannya.
“Dalam transaksi e-retribusi pedagang pasar dan e-retribusi kendaraan bermotor menggunakan QRIS ini, kita harapkan bisa meluas. Karena sudah terjamin keamanannya. juga memperkecil ruang gerak praktik korupsi,” pungkas Ade Uu. (Sandi/R3/HR-Online)
Editor : Eva