Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),– Sudah sepekan pasca dikubur, makam dua korban tewas tertimpa saung di tempat bibit ikan di Kampung Cisosopan, Desa Sukarame, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, dibongkar kembali untuk diotopsi, Senin (04/10/2021).
Proses otopsi dilakukan setelah keluarga melapor adanya kejanggalan terhadap kematian Yusuf (70) dan Dadan (35). Kedua korban berstatus sebagai mertua dan menantu. Keduanya ditemukan tewas ketika hendak membeli bibit ikan di kolam milik Dadang warga Desa Sukarame pada Selasa (28/9/2021) lalu.
Baca Juga: Saung Ambruk Timpa 2 Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya
Yana Suryana, perwakilan keluarga korban mengatakan, ada kejanggalan yang ditemukan di tubuh korban. Salah satunya adalah bekas luka bakar seperti tersengat api di tangan sebelah kiri.
“Selain itu, korban tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Juga tidak ditemukan luka lebam di bagian tubuhnya layaknya orang yang tertimpa benda keras material reruntuhan saung,” ungkapnya di lokasi otopsi, Senin (4/10/2021).
“Jadi kami menduga kalau korban ini bukan tewas tertimpa saung tapi ada sengatan listrik. Tapi kami tidak mau mendahului keputusan polisi. Makanya kami minta diotopsi agar tidak simpang siur. Alhamdulillah respon polisi baik, kalau menurut informasi yang masuk ke saya dari banyak warga, di kolam itu ada jebakan listrik biar tidak dicuri ikannya,” lanjutnya.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetio Seno, menjelaskan, makam korban tewas tertimpa saung tersebut dibongkar untuk mencari penyebab pasti kematiannya.
“Dari informasi keluarga dan masyarakat, ada kejanggalan dari kematian korban ini. Karena itu, kita dalami dan pastikan bersama dokter forensik,” katanya.
Sejumlah anggota kepolisian terlihat mengawal proses otopsi yang melibatkan dokter forensik RS Polri Sartika Asih Bandung. Sementara warga dan keluarga korban menyaksikan proses otopsi dari jarak jauh.
“Keluarga menduga kedua korban meninggal akibat sengatan listrik di kolam ikan. Karena itu, kami dari kepolisian berusaha memastikan, apakah karena tertimpa saung ataukah karena sengatan listrik,” lanjut AKP Hario.
AKP Hario menegaskan, hasil otopsi menentukan penyebab kematian kedua korban. “Tunggu saja penyelidikanya,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)