Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Belasan pelajar terjaring razia Satpol PP Kota Banjar, Jawa Barat, karena kedapatan berkeliaran pada jam sekolah. Razia pelajar SMP yang berlangsung Senin kemarin itu diapresiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Kepala Disdikbud Kota Banjar, H. Lukmanulhakim, melalui Kabid. Pendidikan Dasar, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada petugas Satpol PP yang telah ikut peduli dalam keberlangsungan proses pembelajaran.
“Secara pribadi dan kedinasan saya mengucapkan terima kasih kepada Satpol PP yang sudah ikut peduli terhadap keberlangsungan proses pembelajaran. Artinya, selain menjalankan tugas, Satpol PP begitu peduli,” kata Ahmad Yani kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).
Baca Juga : Pelajar Jadi Korban Tipu Gelap, Ini Tanggapan Disdikbud Kota Banjar
Ia juga menjelaskan, setelah adanya razia dan mengamankan belasan orang pelajar, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah.
“Paling kita koordinasikan dengan pihak sekolah supaya melakukan pembinaan kepada anak-anak tersebut agar tidak mengulangi pelanggaran lagi,” ujarnya.
Menurut Ahmad Yani, baru kali ini pihaknya mendengar informasi adanya para pelajar terjaring razia Satpol PP semenjak berlangsungnya kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas.
Jika para pelajar sekolah menengah pertama itu kembali mengulangi pelanggaran, akan ada sanksi untuk memberikan efek jera supaya kedepannya tidak mengulanginya lagi.
“Kalau terjaring razia lagi, mungkin nanti ada sanksi untuk memberikan efek jera. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi pelajar yang bolos saat jam sekolah,” pungkas Ahmad Yani. (Sandi/R3/HR-Online)
Editor : Eva