Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Nenek Ruwi yang hidup sebatang kara di Kota Banjar, Jawa Barat, dan menyambung hidup dari seikat lidi itu akhirnya dapat perhatian dari pemerintah kota melalui Dinas Sosial P3A Kota Banjar.
Nenek Ruwi hidup sebatang kara di Dusun Muktiasih, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Kepala Dinas Sosial P3A Kota Banjar, Suryamah, melalui Kabid. Rehabilitasi dan Sosial, Kokom Komala mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan kepada kepala dusun setempat, terkait bantuan apa saja yang sudah nenek tersebut terima.
“Dari hasil kroscek, nenek ini selalu disertakan dalam program-program yang ada di desa,” kata Kokom Komala, Senin (18/10/2021).
Ia juga menjelaskan, pada tahun 2021 ini, Nenek Ruwi sudah terdaftar sebagai calon penerima bantuan program lansia dari Dinas Sosial Kota Banjar.
Baca Juga : Hidup Sebatang Kara, Nenek di Banjar Menyambung Hidup dari Seikat Lidi
Penerima manfaat dalam bantuan sosial dari program tersebut setiap tahunnya akan berbeda, dan Nenek Ruwi baru bisa mendapatkan bantuan program lansia pada tahun ini.
“Sebelumnya Nenek Ruwi belum dapat, karena memang bansos lansia ini setiap tahun ada, tetapi orang yang menerimanya berbeda,” terang Kokom.
Adapun bentuk bantuannya berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Untuk penyaluran bantuan rencananya akan berlangsung minggu depan.
Kokom menyebutkan, ada sebanyak 1.824 orang calon penerima bantuan sosial program lansia pada tahun 2021. Setiap tahunnya jumlah tersebut mengalami perubahan.
“Tahun sekarang jumlahnya ada 1.824 orang yang akan menerima bantuan program lansia. Tahun kemarin kurang lebih 1.500 orang, karena memang jumlahnya tidak pernah lebih dari 2.000 orang,” pungkas Kokom. (Sandi/R3/HR-Online)
Editor : Eva