Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Kasus investasi bodong yang menjerat puluhan mahasiswa di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini pihak kepolisian Polres Tasikmalaya Kota mulai melakukan penyelidikan setelah adanya laporan dari para korban.
“Memang kita kemarin menerima laporan terkait kasus investasi bodong. Namun sampai saat ini kita masih lakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, Sabtu (29/10/2021).
Hal itu karena pihaknya baru mendapat laporan korbannya sepihak, namun penanganan perkaranya lebih lanjut lantaran dalam kasus ini ada 2 TKP. Yaitu antara Tasikmalaya Kota dan Kabupaten.
“Berdasarkan laporan kemarin memang kita menerima baru ada dua korban. Tapi kita akan menyelidiki lebih lanjut. Namun untuk pernyataan awal dari korban memang ada ratusan korbannya,” kata AKP. Agung.
Sedangkan untuk terduga pelakunya, pihak Polres Tasikmalaya Kota belum melakukan pemanggilan atau penyelidikan. Hanya dimintai keterangan karena semua modusnya sama dengan satu pelaku.
Baca Juga : Puluhan Korban Investasi Bodong di Tasikmalaya Lapor Polisi, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
“Korbanya betul mahasiswa teman terdekat terduga pelaku. Untuk menindaklanjuti perkara ini, mungkin kita akan melakukan penyelidikan lebih dalam terkait korban-korbannya. Nanti akan kita mintai keterangan dari pelaku,” terangnya lagi.
Atas adanya kasus investasi bodong di Tasikmalaya ini, AKP. Agung mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi terhadap investasi benda dan uang. Karena sekarang sudah banyak modusnya.
Ia pun mencontohkan pada perkara yang saat ini tengah ditangani pihaknya. Dalam kasus tersebut, modusnya korban menyimpan dulu sejumlah uang. Uang tersebut akan dikembalikan dalam beberapa hari dengan sejumlah keuntungan.
“Jadi jangan hanya tergiur begitu saja, tapi harus tahu dulu investasinya berbentuk apa, berupa apa,” pungkas AKP. Agung Tri Poerbowo. (Apip/R3/HR-Online)
Editor : Eva