Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- IPA Balokang Patrol, Kota Banjar, Jawa Barat resmi dilakukan uji alir oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Kamis (28/10/2021).
Uji alir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Balokang Patrol di Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, dilakukan BBWS Citanduy bersama Commissioning Test Pekerjaan Pembangunan Pipa Transmisi Air Baku Balokang Patrol.
Walikota menargetkan Instalasi Pengolahan Air dengan kapasitas 50 liter per detik harus sudah tersalurkan ke rumah warga dalam dua minggu kedepan.
Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih mengatakan, IPA Balokang Patrol memiliki kapasitas 50 liter per detik. Target awal air bisa mengaliri 4.000 sambungan rumah (SR) warga.
“Namun untuk iuran 4.000 SR memang perlu. Selain itu, perlu juga melakukan perbaikan karena pipa transmisinya sudah lama tidak digunakan. Sehingga khawatir ada yang sudah tidak berfungsi,” kata Ade Uu kepada wartawan.
Baca Juga : Perumda Tirta Anom Kota Banjar Hapus Denda Pelanggan Telat Bayar
IPA Balokang Patrol dan Terget Walikota Banjar
Ade Uu menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 2.300 SR yang masuk list. Targetnya dalam waktu dua minggu kedepan pendistribusian air bersih sudah bisa berjalan.
“Kedepan langsung didistribusikan ke masyarakat. Karena tadi sudah ada yang list sekitar 2.300 SR. Targetnya dua minggu kedepan harus sudah mengalir ke rumah warga. Nanti dari Dinas PU yang mengatur teknisnya,” terangnya.
Untuk kedepannya target tersebut bisa terus bertambah dan berkembang. Sehingga target 70 persen warga masyarakat Kota Banjar bisa menikmati kebutuhan air bersih dapat tercapai.
“Sekarang target awal 4000 SR. Untuk ke depan harus bisa memenuhi 60 persen kebutuhan air bersih warga masyarakat. Karena sekarang jumlahnya baru di bawah 30 persen,” kata Ade Uu.
Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E. Fitrah Nurkamilah menyambut positif diresmikannya pengolahan IPA Balokang Patrol.
Karena nantinya IPA tersebut bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan pemenuhan air bersih bagi warga masyarakat. Khususnya warga yang berada dalam wilayah tersebut.
Terlebih lagi antusias masyarakat yang sudah menantikan cukup besar. Bahkan saat ini sudah ada 2.300 warga yang mendaftar untuk pemasangan.
“Kami ingin dua minggu kedepan sudah terpasang. Semoga kedepannya bisa berjalan lancar sebagai upaya kami dalam meningkatkan pelayanan,” kata Fitrah. (Muhlisin/R3/HR-Online)