Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Harga telur ayam di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat anjlok.
Bahkan harga di peternak saat ini mencapai Rp 15 ribu sampai Rp 16 ribu per kilogramnya.
Turunnya harga telur ayam saat ini membuat para peternak di Ciamis terancam bangkrut.
Salah satu peternak ayam petelur di Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, Dede mengatakan, anjloknya harga telur ayam ini kurang lebih sudah satu bulan.
Dengan turunnya harga tentu membuat para peternak terancam.
“Dalam seminggu saya harus nombok Rp 2 juta untuk produksi. Bahkan saat ini harga pakan tinggi, membuat kondisi saat ini semakin buruk bagi peternak,” katanya, Selasa (5/10/2021).
Baca Juga: Evaluasi Tenaga Kependidikan, Disdik Ciamis Gelar Ujikom
Menurutnya, jika kondisi seperti ini berlangsung lama kemungkinan besar para peternak di Ciamis akan gulung tikar.
Maka dari itu, pihaknya minta kepada pemerintah agar memberikan solusi untuk kondisi saat ini.
“Kami ingin, adanya solusi dari pemerintah agar usahanya bisa lanjut dan tidak bangkrut,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya mengatakan, memang saat ini harga telur ayam dari peternak anjlok, sampai Rp 16 ribu per kilogram.
Kemudian, lanjut dia, jika dihitung dengan biaya produksi dan biaya pakan. Maka, sudah jelas para peternak mengalami kerugian karena pemasukan yang tidak sebanding dengan pengeluaran.
“Kita akan mencari cara dan solusi dengan SKPD dan instansi lainnya. Minimalnya para peternak di Ciamis bisa bertahan, jangan sampai berhenti,” ujar Herdiat.
Herdiat menuturkan, selain harga telur anjlok, di Ciamis ini banyak telur ayam yang masuk dari luar daerah.
Maka dari itu, persaingan telur luar dan telur lokal juga berpengaruh di pasaran.
Untuk membantu para peternak di Kabupaten Ciamis, Herdiat mengimbau kepada para ASN agar dapat membeli telur ayam lokal, sebagai upaya membantu para peternak.
“Belilah telur ayam lokal dari peternak Ciamis supaya para peternak bisa bertahan di kondisi saat ini,” pungkasnya. (Ferry/R8/HR Online)
Editor: Jujang