Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kawanan geng motor hajar empat remaja Ciamis sampai luka-luka. Korban mengalami luka sabetan senjata tajam, setelah dihadang geng motor di jln H. Djuanda, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (31/10/2021) pukul 01.30 WIB.
Salah seorang korban, Sansan Sandinar (17), warga Mekarjadi Perum Kota Galuh Kabupaten Ciamis mengungkapkan, awalnya ia bersama 3 temannya sedang membeli makan di daerah terminal Ciamis.
Kemudian, Sansan melihat sekawanan geng motor ugal-ugalan sambil geber-geber knalpot yang bising.
Bukan hanya itu, mereka juga berteriak dengan mengeluarkan kata-kata kasar kepada orang yang sedang makan di lokasi terminal.
Sansan dan 3 temannya penasaran kepada segerombolan geng motor itu. Hingga berinisiatif untuk mengejarnya sampai jauh dari terminal.
Namun ketika mengejar, 4 remaja tersebut tidak menyangka kawanan geng motor itu berkumpul di depan Wina Catering.
“Dan mereka melempari motor saya menggunakan batu hingga saya terjatuh,” ungkapnya kepada HR Online, Minggu (31/10/2021).
Setelah motornya terjatuh Sansan pun tidak sadarkan diri. Setelah tersadar Sansan melihat 3 teman sudah terkapar. Ia melihat geng motor menghajar temannya. Seketika itu, Sansan langsung reflek untuk membantu temannya karena kasihan.
Namun ketika ia membantu temannya, para gerombolan itu malah memukulnya dengan menggunakan batu.
Selain itu juga terkena tebasan senjata tajam pada bagian kepala, hingga korban mengalami luka sampai 9 jahitan.
Lebih lanjut Sansan menuturkan, setelah gerombolan geng motor hajar ia dan temannya sampai terluka, mereka pun langsung lari ke arah Banagara. Bahkan geng motor tersebut mengambil kunci motor yang Sansan gunakan.
“Pada waktu itu posisinya gelap dan panik, serta melihat darah bercucuran dari kepala. Alhamdulillahnya ada warga di lokasi kejadian membantu melarikan saya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis,” tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, 2 remaja mengalami luka jahitan dan 2 lagi mengalami luka lebam.
“Saya sudah telepon orang tua atas kejadian ini,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online)
Editor : Adi Karyanto