Berbicara tentang buraq kendaraan nabi, berarti kita harus mengingat kembali masa Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW. Peristiwa tersebut juga merupakan proses untuk menuju zaman yang terang benderang seperti sekarang ini.
Dengan adanya peristiwa tersebut, juga menjadi momen seluruh umat muslim mengenal dan mengetahui apa itu sebenarnya buraq.
Ya, seperti yang sudah kita ketahui bahwasanya buraq itu adalah kendaraan Nabi Muhammad SAW yang mengantarkan perjalanan Rasul dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha.
Tidak pernah ada yang dapat melihat buraq, hanya Nabi Muhammad SAW saja. Uniknya lagi, kendaraan khusus tersebut, juga mempunyai kecepatan yang sangat menakjubkan. Bahkan jika dipikir menggunakan nalar manusia, hal itu tidak akan mungkin terjadi.
Jika kita pikirkan, bagaimana bisa Nabi Muhammad SAW menempuh perjalanan dari bumi menuju rumah Allah yang letaknya sangat jauh dalam waktu satu malam saja.
Tentunya semua itu merupakan bukti bahwa Allah SWT Maha Besar. Segala sesuatu yang menurut manusia itu tidak mungkin terjadi, atas izin Allah hal itu bisa terjadi.
baca juga: Sarah Istri Nabi Ibrahim Paras dan Akhlak Cantik, Teladan Bagi Muslimah
Apakah yang Dimaksud dengan Buraq Kendaraan Nabi?
Walaupun hanya Nabi Muhammad SAW saja yang bisa melihat kendaraan khusus tersebut, akan tetapi Rasul juga mengisahkan bahwa tunggangannya bukan termasuk dalam golongan jenis burung-burungan.
Padahal, sering kali kita mendengar kisah tentang tunggangan tersebut saat menjadi santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an ataupun dongeng bahwa buraq sejenis burung yang bisa terbang.
Perlu Anda ketahui, kita sebagai umat dari Rasulullah SAW, tentunya hanya bisa mengetahui gambaran dari kendaraan bernama buraq tersebut. Hal ini juga selaras dengan kita yang mengetahui seperti apa gambaran dari Rasulullah.
Meskipun, tidak akan ada yang bisa menggambarnya dengan tepat bagaimana Rasulullah SAW, begitu juga dengan kendaraan khusus tersebut.
Tidak bisa kita mungkiri, apabila sekarang ini banyak seniman atau lukisan yang menggambarkan buraq. Tapi, perlu Anda ingat, sebenarnya itu hanya imajinasi dari pelukis saja.
Pasalnya, tidak ada satu manusia pun yang dapat mengetahui buraq kendaraan nabi, kecuali Nabi Muhammad SAW sendiri. Jadi, kita tidak boleh percaya dengan adanya gambaran-gambaran tersebut.
baca juga: Sahabat Nabi yang Paling Kaya, Teladan untuk Bisnis Berbayar Surga
Ciri-ciri Buraq Berdasarkan Hadits
Nah, supaya kita tidak terjebak dengan adanya imajinasi pelukis tersebut, penting sekali kita menyimak ciri-ciri buraq kendaraan nabi berdasarkan hadis.
Akan tetapi, sebelum kita lanjut ke pembahasan mengenai ciri-cirinya, perlu Anda ketahui bahwa adanya peristiwa Isra Mi’raj ini menjadi salah satu cara Allah untuk menghibur Nabi Muhammad SAW. Allah menginginkan pertemuan langsung dengan manusia pilihan tersebut.
baca juga: Istri Nabi Ayyub, Wanita Sholehah Setia pada Pasangan yang Jadi Teladan
Mempunyai Warna yang Putih
Untuk ciri-ciri yang pertama, buraq kendaraan nabi mempunyai warna putih. Warna putih sendiri menjadi warna yang Rasulullah SAW sukai. Setiap harinya, Rasulullah SAW menggunakan baju warna putih. Hal itu juga yang menyebabkan hendaknya kain kafan berwarna sama.
Hal ini juga termasuk salah satu sunah ketika kita hendak beribadah. Contohnya adalah pakaian ihram yang kita gunakan ketika pergi berhaji.
Sebagaimana Hadits Riwayat Bukhari yang menjelaskan “Dibawakan kepadaku hewan tunggangan yang memiliki warna putih, ukurannya juga lebih pendek daripada baghal, namun lebih tinggi daripada keledai, yakni buraq”.
Kecepatan Sejauh Mata Memandang
Ciri-ciri buraq kendaraan nabi lainnya adalah mempunyai langkah kaki yang secepat kilat mata memandang. Biasanya orang-orang menceritakan bahwa kecepatannya itu hanya sekali kedipan mata saja.
Kecepatan tersebut juga melebihi pesawat ultrasonik. Buktinya adalah seharusnya perjalanan Isra Mi’raj berlangsung dalam waktu ribuan tahun.
Tapi, karena tunggangan Nabi Muhammad SAW mempunyai kecepatan sejauh mata memandang saja, maka perjalanan ribuan tahun tersebut bisa selesai dalam waktu satu malam.
Dalam Hadits Riwayat Ahmad, Muslim, dan yang lainnya menjelaskan, “Lalu dibawakan kepadaku seekor hewan tunggangan yang berwarna putih bernama buraq. Bentuk tubuhnya lebih tinggi dari keledai, namun lebih pendek daripada baghal. 1 langkah kaki hewan tersebut di ujung pandangannya. Kemudian, aku naik pada atasnya”.
Kendaraan yang Berpelana
Buraq merupakan kendaraan yang berpelana dan mempunyai tali kekang. Hal ini juga sesuai dengan Hadits Riwayat Muslim:
Nah, memang kita tidak pernah mengetahui buraq kendaraan nabi tersebut secara kasat mata. Akan tetapi, semoga dengan adanya ciri-ciri tersebut, mampu memberikan kita gambaran. Selain itu, juga rasa percaya dan keimanan yang lebih tinggi atas kebesaran Allah tersebut. (Muhafid/R6/HR-Online)