Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Wakil Bupati Pangandaran, Jabar, Ujang Endin mengapresiasi Bumdes Guha Bau Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, yang berhasil menyulap lokasi yang dianggap angker menjadi tempat wisata dambaan.
“Sekarang desa Kertayasa menjadi salah satu desa wisata unggulan di Jawa Barat,” ujar Ujang Jumat (29/10/2021).
Sebelumnya kata Ujang, tidak banyak yang mengetahui Desa Kertayasa.
Namun pemerintah desa melalui Bumdes Guha Bau Pangandaran berhasil mengoptimalkan potensi wisata air sungai.
“Wisata unggulan di Desa Kertayasa ini adalah body track body rafting di Cukang Taneuh atau Green Canyon,” katanya.
Daya tarik wisata air di Desa Kertayasa ini antara lain sungainya memiliki air yang jernih, di sepanjang pinggir sungai terdapat pepohonan rimbun hijau.
Selain itu terdapat air terjun kecil, tebing karst dan bebatuan yang tampak unik di lokasi wisata tersebut.
Untuk harga tiketnya cukup terjangkau yakni Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.
“Harga tersebut sudah termasuk perjalanan menggunakan mobil, angkutan perahu, makan, asuransi dan aktivitas body rafting dengan pemandu yang sudah pengalaman,” jelas Wabup.
Baca Juga: Pangandaran PPKM Level 1, Event Seni Budaya Sudah Bisa Digelar
Lantaran berhasil memaksimalkan potensi wisata, Desa Kertayasa tahun 2019 terpilih sebagai Desa Wisata Terbaik se Indonesia kategori Desa Maju.
Sementara Itu Ketua BUMDes Guha Bau, Kertayasa, Pangandaran Teten menyebut untuk peserta wisata body rafting minimal 5 orang.
“Untuk waktu tempuh, wisatawan bisa menikmati body rafting sekitar 4 sampai 5 jam,” ujar Teten.
Pengunjung kata Teten selama perjalanan wisata wajib memakai alat keamanan mulai dari helm dan sepatu karet.
“Pengunjung kita manjakan dengan pemandangan hijaunya dedaunan dan jernihnya air sungai,” pungkasnya. (Ceng2/R8/HR Online/Editor Jujang)