Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita BanjarSMK Maarif NU Banjar Sosialisasikan Bahaya Bullying kepada Siswa

SMK Maarif NU Banjar Sosialisasikan Bahaya Bullying kepada Siswa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 30 siswa SMK Ma’arif NU Kota Banjar ikuti sosialisasi bahaya bullying atau perundungan.

Ketiga puluh siswa tersebut merupakan pilihan dari U-Report, sebuah lembaga yang bekerjasama dengan Unicef dan Kemendikbud RI.

Dadan Agus N, pemateri yang juga staff kesiswaan SMK Maarif NU Banjar, menjelaskan, kegiatan yang bersumber dari Kemendikbud tersebut merupakan bagian dari program keunggulan (PK) yang berlangsung selama 10 hari.

Dari sekian ada sekolah yang ada di Banjar, terutama tingkat SLTA, hanya SMK Maarif NU Banjar yang mendapatkan program penerapan sekolah bebas perundungan tersebut.

“Alhamdulillah kita mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan program ini. Untuk pesertanya pun bukan kita yang memilih, tapi dari U-Report langsung yang memberikan link untuk diisi oleh siswa. Jadi yang 30 itu mereka yang memilih, bukan kita,” jelasnya belum lama ini.

Dadan menambahkan,  sebelum pelaksanaan sosialisasi pencegahan bullying ini, ia terlebih dahulu mendapatkan bimtek langsung dari pusat. Hal ini agar dalam penyampaiannya kepada siswa tepat sasaran dan sesuai harapan.

“Banyak sekali materinya. Tidak hanya secara teori, kita juga menerapkan dialog setiap sesinya dan juga demonstrasi. Bahkan, peserta yang ikut harus mampu membuat sebuah karya, seperti video, bagan hasil riset mereka dan lainnya. Terpenting adalah karya mereka sendiri,” ucapnya.

baca juga: SMK Maarif NU Banjar Jadi Sekolah CoE Kemendikbud RI

Waspada Bahaya Bullying

Menurut Dadan, perundungan menjadi masalah besar bagi anak-anak, terutama mereka yang tengah mengenyam pendidikan.

Dalam kondisi terparah, bisa menimbulkan depresi, mengurung diri, dan merasa dirinya tidak berguna.

Karena itu, mentalitas seorang anak dapat terganggu dan berpotensi menjadi seorang yang individualistis, bahkan terjadi gangguan mental.

“Jadi, perundungan itu sangat bahaya sekali dampaknya. Bukan hanya saat itu saja, tapi bisa berkepanjangan,” tegas Dadan.

Meskipun awal bullying itu bermula dari bercanda, tidak sengaja, maupun hanya dianggap bisa saja, namun menurutnya dampaknya langsung terhadap mental seseorang.

Apalagi, lanjut Dadan, banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya tidak mau terbuka dan sulit berbicara langsung kepada orang tuanya. Ternyata, dari hasil berbagai riset penyebabnya karena perundungan.

Maka dari itu, kegiatan ini ia harap menjadi titik terang bagi siswanya agar ke depan tidak melakukan perbuatan tidak terpuji itu.

“Dari 300-an siswa yang ada di sini, 30 di antaranya ikut kegiatan ini. Nah, yang 30 ini adalah kita jadikan agen perubahan untuk mengkampanyekan dampak negatif bullying dan mencegahnya. Apalagi kita ingin menciptakan sekolah yang ramah dan jauh dari perundungan,” pungkasnya.

Respons Siswa Soal Anti Bullying

Aghisna Amalia, siswi kelas XII Akuntansi SMK Maarif NU Banjar, mengaku sangat berkesan dengan kegiatan tersebut. Apalagi ia bisa memanfaatkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, bullying adalah perilaku negatif yang berulang-ulang yang dapat menyakiti orang lain.

Meski awalnya hanya bercanda, iseng, ataupun sengaja untuk menjatuhkan orang lain, namun dampak yang timbul begitu menakutkan.

“Sekarang jadi tahu bagaimana ketika kita menghadapi situasi itu. Bahkan, kita mendapatkan bekal bagaimana pencegahannya, terutama di lingkungan sekolah,” terangnya.

Walaupun ia mengaku pernah mendapatkan bullyian tidak sampai ekstrim, namun ia saat ini semakin kuat dan tidak larut dalam kesedihan ketika mendapatkan perundungan itu.

Jadi, kata Amalia, ia mengajak para siswa untuk tidak saling bully karena tidak baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

“Kita harus bisa berdamai dengan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, kita juga harus bisa menahan emosi untuk tidak melakukan perundungan, apalagi ketika mendapatkan bully dari orang lain. Pada intinya kita jangan mudah bersedih,” pungkasnya. (Muhafid)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...